Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Natali meneteskan air mata. Setelahnya ia menutup telepon dan memutuskan menginap di rumah orang tuanya bersama Amora dan beberapa pelayan. Natali merasa bersalah jika masih tinggal di rumah suaminya. *** Kongres kemanusiaan di mana Smith datang sebagai duta khusus berlangsung sangat lama dan bertele-tele. Permohonan lelaki itu agar tambang berlian ilegal milik istrinya ditutup ternyata tidak semua setuju.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai bu nyai nur watucongol
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Ia mengembuskan napas lega. “Saya jadi follower-nya Mbak Sully itu udah cukup lama, Pak. Memang ngefan dari dulu. Cantik dan ramah. Ngomong-ngomong … saya jadi agak penasaran siapa yang mempertemukan Mbak Sully dan Pak Wira. Kalau dipikir-pikir desa Pak Wira itu terbilang sangat jauh. Dan selama ini Pak Wira selalu berada di sini. Bagaimana ceritanya?” tanya Bambang. Bersamaan dengan pertanyaan dari Bambang tadi, Nunik datang membawa nampan lebar berisi enam cangkir kopi. Wira melirik Nunik yang melambatkan gerakannya.
10819.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.0K kali sebagai bu nyai nur watucongol
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
Amoy82
Dari semua novel yg kubaca di platform ini, karya ini adalah karya terbaik. Mulai dari judul yg memberikan makna lain. sampai isi. Jangan tanya soal tata bahasa, begitu rapi dan memerhatikan rima. Deskripsi suasana yang begitu rinci, membuat pembaca khususnya saya, menikmati dan merasa berada disana
q_ya
dulu pertama liat judul nya ga begitu tertarik, tapi setelah bingung baca karya njus yang mana lagi akhirnya aku bacalah..dan ternyata malah jatuh cinta yang kedua ... setelah yang pertama sama pak Roy..... tapi bukan berarti saya ga suka tokoh lain ka jus.. semuanya saya suka tp fav Om Roy&mas wir
Baca Semua Ulasan
Status WA Mantan Suami

Status WA Mantan Suami

Kami menamai tempat ini dengan rumah sayuran mengingat Bu Wira adalah salah satu pemasok sayuran terbesar di tempat ini. "Bukan begitu, Yu. Saya hanya kurang nyaman saja kalau ...." "Kalau diliat sama mantan suami kamu? Elah, Han. Hari gini masih mengedepankan malu, bisa mati kelaparan kamu!" cibir Yu Srinah. "Hana bukannya malu, Sri ... dia hanya tidak mau berurusan dengan keluarga mantan suaminya. Apalagi dia berjualan di komplek mereka kan?" bela Bu Wira membuat bibir Yu Sri mencebik.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai bu nyai nur watucongol
Baca
+Pustaka
Dewi Penyembuh Surgawi

Dewi Penyembuh Surgawi

Dengan santai, Niuniu mengeluarkan sebuah botol kecil dari kantong bajunya, memperlihatkan isinya sambil tersenyum bangga. "Ini lotion anti nyamuk buatan Nona," kata Niuniu berbisik bangga. "Aku sudah pakai dari tadi." Wu Liang dan Yu Qie hampir menjatuhkan rahang mereka. "Ada barang ajaib seperti itu?!" seru Yu Qie tertahan. "Kenapa kau tidak beri tahu dari tadi, hah?!" bisik keras Wu Liang sambil berusaha merebut botol itu.
1072.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bu nyai nur watucongol
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Big Man
~Ijin promo Thor~ Sebuah karya yang dibuat oleh 2 Author. Menyajikan alur cerita dan pertarungan yang epic dengan genre fantasi/kerajaan. Dengan latar negeri jepang, cerita tentang pendekar dengan sentuhan gaya samurai dengan ilustrasi gambar, Mari mampir ke novel kami. dan ikuti cerita baru ini.
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Baca Semua Ulasan
Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Dia membawa perlengkapan bayi untuk bayi Wati. Di sana sudah ada beberapa orang yang datang. Ada yang membawa bedak dan sabun cuci, ada juga yang membawa gula kopi. Tradisi orang kampung masih kental memang di desa itu. "Bagaimana keadaan mbak Wati? Sudah sehat kan?" Tanya Nita setelah berada di rumah Wati. "Alhamdulillah mbak Nita. Berkat doa kalian semua."
9.7204.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai bu nyai nur watucongol
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Nur Hidayah
jd kasian sama ibu Rita, tapi biarlah dulu biar jadi pelajaran buat bu Rita dan silvia supaya tidak menilai orang dari luarnya saja. semangat mia, semua kesedihan dan penghinaan selama ini terbayarkan oleh suamimu gara.
anitasaja0086
Novel ini berbeda dari yang lain. Tak ada dendam didalamnya. Yang buruk berakhir baik. Terimakasih Thor. Novel pertama' yang saya baca di apk ini. karena sangat penasaran dengan promo disosmed. Dan ternyata tak kecewa membacanya. Puas banget.
Baca Semua Ulasan
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

“Jangan ditiru, oke!” “Aku nggak pelit, ya!” Anggun melempar Wahyu dengan boneka tangan yang ada di tempat tidur. “Aku cuma nggak ikhlas.” “Alasan.” Wahyu mengangkat tinggi Putra yang sudah berpakaian lengkap. Seperti biasa, bayi menggemaskan itu pasti menyematkan senyum yang sangat lebar karena selalu menyukai hal tersebut. “Om Bud minggu ini mau ke Bali lihat rumah, kenapa kamu nggak sekalian ikut?”
10119.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai bu nyai nur watucongol
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Mae Kim
aku tim wahyu-anggun garis keras mba, karena aku mau wahyu dan anggun sama-sama bahagia. semua di sini kasian, tp menurutku yg paling kasihan anggun dan wahyu dengan kehidupannya masing-masing, jd mereka berhak bahagia dengan bersama. jd plis mba, buat anggun bersama dengan wahyu:"
firly edogawa
selalu bagus,, yg 1 inibikin campur aduk emosi saya.. sedih,kecewa,marah, tegang, semoga bahagia di akhir cerita, dan yg antagonis dapat karmanya secepatnya . tapi jangan cepat pula berakhir ceritanya..bahagianya yg banyak, yg jahat2 buang aja udah........... suka suka suka pokoknya...........
Baca Semua Ulasan
Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Tangan Hartono mengibas ke orang jangkung kurus itu. Setelah orang suruhannya pergi, Hartono masih diam merenungkan berbagai macam hal. Sorenya ketika Juna kembali ke rumah ayah mertuanya, dia ditemui Nyai Wungu di ruang pribadinya. “Tuanku.” Nyai Wungu menampilkan wujud solid sebagai ular seukuran belut di atas meja. “Katakan apa yang kamu ketahui, Nyai.” Juna sembari menaruh jasnya di gantungan.
9.4192.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai bu nyai nur watucongol
Baca
+Pustaka
Wanita Penjaja Cinta

Wanita Penjaja Cinta

("Assalamu'alaikum, Bu. Maaf mau nanya, ini rumahnya kok sepi, ya? Bu Naya di mana?) Kami sedang berada di Solo, kota yang masih memegang teguh budaya Jawa beserta toto kromonya. Sebagai pendatang Mas Rahman menghormati itu. Wanita itu menatap kami berdua, wajahnya menyiratkan kebingungan. "Jenengan bade nageh utang nopo?" Bukannya menjawab wanita itu justru melempar tanya. ("Anda mau nageh hutang, ya?") Aku dan Mas Rahman saling tatap, sebelum akhirnya Mas Rahman kembali buka suara. "Mboten, Bu. Bade tilik Reza." Wanita itu mengangguk paham. ("Tidak, Bu. Mau jenguk Reza.")
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai bu nyai nur watucongol
Baca
+Pustaka
Gawat, Nyonya Minta Jatah!

Gawat, Nyonya Minta Jatah!

Agus yang berdiri di ambang pintu mendadak merasakan tugu Monas di balik celana berdenyut keras. Melihat perabotan Dina yang menyembul padat dan menantang iman, air liur Agus rasanya hampir menetes lagi ke lantai. Jiwa mesumnya bergejolak melihat jejak basah di sela paha mulus Dina. Memang dasar buaya darat, Agus hampiri Dina. "Nah, kebetulan toh! Non Dina juga belum mandi sekalian kan? Biar hemat waktu dan menghemat air, mari Mas Agus bantu mandinya!"
1081.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bu nyai nur watucongol
Baca
+Pustaka
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Melihat Nayla yang masih menikmati makanannya dan bercanda dengan Nek Sami dan juga Angel, Bu Ningrum pun pergi meninggalkan mereka ke ruang depan. "Aku sudah sendirian di ruang tamu, Wi. Memangnya ada apa?" "Mbak, sepertinya Nayla sedang diikuti makhluk halus." "Haaaahh? Apa maksud kamu?" "Tenang dulu, Mbak. Dengarkan ceritaku. Sebelum Nayla ke Malang, dia sepertinya menemukan tusuk konde di bawah pohon asam dekat Goa yang dulu Bapak sering bertapa."
1025.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai bu nyai nur watucongol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status