Bara Dendam Sang Prabu Boko
Angin kering berhembus menyapu perbukitan Sewu di wilayah Kewu, membawa serta aroma debu dan semangat pembangunan yang mengawang di kejauhan. Di atas sebuah bukit karang di utara Banyu Nibo, Mpu Kumbhayoni, yang kini telah resmi menyandang gelar kebanggaan Rakai Walaing, duduk diam di atas punggung kudanya yang berwana kelabu tua. Jubah kebesaran dengan hiasan patra bermotif kepala raksasa terukir halus menyelimuti tubuhnya, simbol kekuasaan yang baru ia genggam erat. Dari ketinggian posisi mereka, matanya yang tajam menatap jauh ke bawah, ke arah lembah di mana ribuan pekerja tampak serupa semut yang sedang menata batu dan menumbuhkan kemegahan dua karya arsitektural agung: istana Mamatripu
Hot Chapters