Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)
Naura begitu indah wajahnya terlihat dari samping, Adam terpukau sekali lagi, wajah pualam yang begitu indah, lebih terang dari mentari, lebih lembut dari permukaan air di danau.
”Wa’alaikumsalam Adam, duduklah,” suara lembut Naura benar-benar membut hati Adam bergetar hebat. Seolah, jantungnya hendak loncat, sekujur tubuhnya benar-benar merasakan perasaan yang tak bisa digambarkan oleh pelukis sekalipun. Setiap hari, Adam hanya ingin hari Ahad, dimana dia bisa mendengar suara Naura atau melihat wajahnya yang membuatnya tergila-gila.
Sikat na Kabanata