Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

kata Iblis Jelita sembari tersenyum kecil tapi sinis. “Serahkan dua telur itu!” pinta Nyai Wetong. “Cari mati kau, Nyai Wetong!” bentak Iblis Jelita. “Selama dua purnama aku yang membelai burung suamimu, aku yang memberinya makan dan minum, aku yang memberinya sarang yang hangat, sampai dia bertelur dua kali, lalu seenaknya saja kau memintanya!” “Burung suamiku adalah milikku, berarti telurnya pun adalah milikku, kau tidak berhak mengambil telurnya!” tegas Nyai Wetong.
107.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 209 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
Istri Kontrak Tuan Nathan

Istri Kontrak Tuan Nathan

"Ha! Ha! Ha! Kau sungguh lucu, Nath!" 'Mengapa dia tertawa? Apanya yang lucu?' Nathan bersandar. Dia menatap Lucky sedang menahan tawa. "Hei, idiot! Jika kau ikut tertawa seperti wanita aneh ini, maka bonus tahunanmu akan saya potong 20%." *** "Nona, minumlah air jahe ini!" Andrei memberikan secangkir minuman jahe hangat kepada Alicia. Wanita hamil itu mengangguk dan berkata, "Terima kasih."
1013.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 349 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Teng tong "Maaf, ini siapa ya?" tanya bibi. "Andina. Istri pertama, Wildan." "Oh. Silahkan masuk, Non. Saya panggilkan Den Wildan dulu ya." Andina menjatuhkan pantatnya di sofa. Pandangannya menelisik seisi ruangan rumah Ella. "Ehm..." Deheman Ella membuyarkan fokus Andina. Wildan menemui Andina bersama dengan Ella. Madu yang tidak tahu diri. Andina sebal rasanya.
1010.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 306 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

*** Pagi itu, udara di desa masih sejuk, dan suara gemericik air sungai terdengar sayup-sayup dari kejauhan bersahutan dengan suara burung di pagi hari. Saat ini Kayla, Yuda, Galih, dan Mbok Inem tampak duduk bersama di area belakang rumah Mbok Inem. Rupanya mereka tengah menikmati nasi hangat dengan berbagai lauk ditambah dengan sambal resep Mbok Inem yang rupanya buatan
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Tenda putih dengan hiasan bunga-bunga biru langit, aroma nasi kebuli yang menggoda, dan derai tawa dari para tamu membuat suasana menjadi begitu syahdu. Di tengah keramaian, tiga nenek legendaris: Bu Ria, Tante Vita, dan Bu Susi tampil kompak mengenakan baju senada berwarna dusty blue. Mereka bukan hanya menyambut tamu, tapi juga memperebutkan ‘jabatan’ baru: Pengasuh Utama Baby Nayaka. “Pokoknya yang paling berpengalaman itu aku,” ujar Bu Ria dengan percaya diri.
1017.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 689 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
Mau Lagi, Nyonya?

Mau Lagi, Nyonya?

Baginya, wanita di hadapannya ini hanyalah seorang pebisnis sukses dari salah satu konglomerat terbesar di Jawa Barat yang kebetulan sedang berada di Jakarta dan ingin menjajaki peluang kerja sama. ​Sama sekali tidak terlintas di benak Cindy bahwa wanita anggun ini adalah sosok gadis dari masa lalu yang fotonya pernah dipamerkan Bayu belasan tahun lalu saat mereka masih sama-sama berjuang di bawah garis kemiskinan. ​"Mohon tunggu sebentar, Ibu," ujar Cindy dengan nada yang kini jauh lebih santun.
9.8834.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 18.4K Beses bilang bu nyai nur watucongol
Ipakita ang mga Review (35)
Read
+Library
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

“Kamu tuh ya, kuat sekali. Padahal suami atau keluargamu ke mana? Dudah hampir waktunya melahirkan, lho!” Nayara tidak langsung menjawab. Ia hanya tersenyum tipis dan menyerahkan mangkuk bubur ke tangan Bu Lilis. --- Satu jam kemudian, gerobak bubur itu kembali ke depan kontrakan kecil berwarna krem pudar. Di sisi kanan, berdiri sebuah warung mini yang sekaligus menjadi tempat berkumpul warga kontrakan. Nayara duduk di bangku panjang, mengelap keringat sambil meneguk air putih. Di sekelilingnya, para ibu-ibu mulai duduk merubunginya.
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 42 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
Hope in Love

Hope in Love

Dan masih tersisa bekas air mata di pelupuk matanya. “Nyonya...Apa nyonya membutuhkan sesuatu.” Ucap Bi Wati dengan sopan menghampiri Naraya yang masih berdiri menghadap cendela rumahnya. “Bik tolong beresin kamar saya, karena untuk beberapa saat saya akan tinggal disini.” Ucap Naraya dengan sopan. “Baik Nyonya...” Setelah Bi Wati pergi, Naraya masuk keruang kerjanya. Dan menguncinya dari dalam. Untuk beberapa saat Naraya tidak ingin ada yang mengganggunya. Termasuk Reyhan suaminya.
1016.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 389 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
MISTERI GADIS KEMBAR

MISTERI GADIS KEMBAR

‘Anak ini pasti terkejut dengan perubahan kami’ batin wanita paruh baya yang kini terlihat sangat cantik itu. “Ekheem ... Ada apa Bibi ingin aku datang ke sini?” tanya Wati sedikit gugup saat menyadari tatapan tajam Haruni. “Aku mau kau carikan seorang gadis perawan dengan weton kelahiran ini,” ujar Haruni tanpa basa-basi sambil menyebutkan sebuah weton jawa. Dahi Wati mengernyit. Dalam hati ia bertanya, untuk apa bibinya mencari gadis perawan dengan weton itu.
9.914.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 428 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
PULANG DARI RANTAU

PULANG DARI RANTAU

Seorang gadis cantik turun diikuti seorang perempuan paruh baya. “Baru pulang, Bu Wati! Mbak Ning!” Cahaya menganggukkan kepala, menyapa Bu Wati---istrinya Pak Yono yang bekerja sebagai pegawai pemda. Rumah besar itu dihuni oleh Bu Wati, Pak Yono dan Mbak Ning, gadis yang sebetulnya sudah cukup umur tapi belum nikah juga sampak sekarang. Bu Wati hanya melirik sekilas dengan wajah judes, sudah biasa. Hanya saja Mbak Ning mengangguk.
9.835.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 752 Beses bilang bu nyai nur watucongol
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status