Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda
Aya tidak pernah membayangkan bahwa janji "seumur hidup" akan menjadi kalimat terpanjang dan paling menyakitkan dalam hidupnya.
Setelah mengorbankan kariernya demi mengurus bayi kembar, Alif dan Arif, Aya hanya berharap Tama—suaminya—akan menjadi kepala rumah tangga yang bertanggung jawab. Namun, harapan itu hancur saat tekanan finansial datang, diperparah oleh mertua yang menuntut dan suami yang memilih lari dari masalah dengan berselingkuh.
Mampukah Aya, yang hancur dan kelelahan, melawan suaminya yang berselingkuh, mertua yang kejam, dan janji kemewahan Maharani, demi mendapatkan kehidupan baru yang tenang dan bermartabat?