Menantu sang Dewa Perang
Baron pun tertawa kecil lalu berkata, “Kebusukan kecil? Apa kamu tahu, apa arti kebusukan yang sebenarnya? Yah, seekor lalat akan terus mendekati bau yang busuk, kan?”
Hakim pun bertanya pada Baron mengenai kepemilikan dari knuckle tersebut, Baron pun menjawab, “Yang Mulia, apakah masuk akal untuk saya menyimpan sebuah knuckle untuk membalas dendam? Kenapa, saya tidak sekalian membeli senjata api jika ingin membalas dendam? Jika saya menggunakan knuckle tentunya akan ada banyak waktu untuk menangkap saya, dan juga di keluarga Hasya ada banyak penjagaan!”