Pembalasan Sang Dokter Jenius
“Gangguan ini… ternyata bukan gangguan biasa. Dia… dia hanyalah seorang bocah, Eyang. Bocah kurus dari kampung. Tapi…”
Baron berhenti, ragu-ragu untuk melanjutkan.
“Tapi apa?” tanya Eyang Giri Sewu lembut, namun penuh dengan desakan.
“Tapi dia punya ‘isi’, Eyang,” kata Baron akhirnya. “Dia aneh. Dia kuat sekali. Lima anak buah saya dihajar habis-habisan olehnya sendirian. Gerakannya seperti penari, tapi setiap sentuhannya bisa melumpuhkan. Dia tidak seperti jagoan silat biasa. Ada… ada sesuatu yang lain dalam dirinya.”