Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menulis Ulang Takdir

Menulis Ulang Takdir

Itu adalah buket bunga mawar merah darah yang sangat besar, dikelilingi oleh bunga baby's breath putih yang tampak kontras dan provokatif. Di tengah buket itu, terselip sebuah kartu kecil berwarna krem. William, yang kebetulan baru saja keluar dari ruang kerjanya dengan wajah kusam karena kurang tidur, menyambar kartu itu lebih dulu sebelum Lyra sempat mendekat.
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 81 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

tanya Serena sambil mengamati buket manis itu. Ada hiasan bunga mawar dan babybreath melengkapi dua puluh cokelat merk terkenal di sana. Dibungkus kertas cellophane dusty pink yang lembut. Demi apa pun, wanita mana yang tidak meleleh mendapatkan buket manis ini dari sang kekasih? Terselip rasa iri, menyaksikan langsung betapa perhatiannya Max Evans pada kekasihnya. Bukan hanya iri, rasa cemburu pun tiba-tiba ikut hadir. Tapi...
1023.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 669 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Dikejar Cinta Mantan Suami

Dikejar Cinta Mantan Suami

ucap office girl memberitahu dan memberikan buket mawar merah tersebut pada Zelena. "Makasih ya," jawab Zelena, meskipun bingung tidak tahu buket tersebut dari siapa. ​Sandra yang duduk tak jauh dari sana langsung mendengkus keras, sementara Dania sengaja berdiri untuk mengintip. Di sudut lain, Nayaka terdiam. Jemarinya yang sedang memegang mouse membeku. Ia mencuri pandang pada buket itu dengan perasaan tak karuan.
1058.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Dipungutnya tas yang tadi dijatuhkannya di atas meja. “Huh? Bunga? Dari siapa?” Amisha kaget menemukan sebuah buket mawar merah di atas meja kerjanya. Diraihnya bunga itu dan dibawanya duduk. Sepenggal kenangan tentang buket bunga yang lain berkelebat dalam ingatannya. Bentuk buket bunga itu sama dengan buket bunga, yang pernah diterimanya dari seorang bocah laki-laki di panti asuhan beberapa waktu lalu. Sekumpulan mawar merah mengelilingi tujuh tangkai mawar putih pada bagian tengahnya.
104.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 183 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

Karyawan perempuan itu langsung meletakkan keranjang buah segar berukuran raksasa di atas nakas kayu jati samping kasur. Sementara itu, Bambang tampak melangkah ekstra hati-hati menembus kerumunan teman-temannya di dekat sofa. Pria berkacamata ini membawa buket bunga mawar merah berukuran sangat besar yang menutupi separuh wajahnya. Bunga berwarna cerah tersebut sukses memberikan nuansa kehidupan yang jauh lebih segar di dalam kamar perawatan.
10102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Gelora Hasrat Istri Kedua

Gelora Hasrat Istri Kedua

"Secantik mawar-mawar ini." "Wow, mawar merah? Thank you, Baby." Jannet mengambil buket mawar pemberian Samudra dengan raut berseri-seri, lalu tak lupa membalasnya dengan sebuah pagutan. "Makasih, Sam. I Love you," ucap Jannet, sambil mengerling nakal. Lengan Samudra melilit pinggang Jannet yang ramping. "Love you to, Baby," balasnya, kemudian memagut bibir berpoles lipstik warna merah milik Jannet dengan tergesa-gesa.
105.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 150 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Kotak itu berisi bubuk berwarna kuning cerah, yang tidak dia kenali. “Apa ini?” tanyanya. “Ini adalah bubuk yang bisa dipakai untuk melukis.” Pemilik toko dengan cepat membuka tutup kotak yang lain, dan mata Bree membelalak. Tidak hanya kuning. Setiap kotak berisi warna yang berbeda. Mulai dari biru, merah, hijau dan banyak lagi jenis warna yang belum pernah Bree impikan untuk bisa dipakai untuk melukis.
9.538.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 991 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Kesetiaan di Antara Pengkhianatan

Kesetiaan di Antara Pengkhianatan

Wanita itu tersenyum lebar, membuat Amir terkekeh geli. "Mau buket bunga, apa? Hmmm?" tanya Amir menatap Ina dalam. Ina memutar bola matanya, berpikir. "Mawar merah udah terlalu sering. Buket berupa uang, boleh banget, ai!" serunya tersenyum lebar, Amir terbahak tangan kanannya mengacak-acak rambut Ina dengan gemas. "Buket bunga warna merah, ya!" lanjut Ina menggemaskan.
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 126 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
ZOE

ZOE

jawabku. Ck, sejak kapan Jack seromantis ini? Tanganku segera menimang buket yang tersusun dari tiga warna kelopak –putih, biru, kuning yang berbeda ini. Buket ini terasa berat, mungkin karena terlalu banyak tangkai yang terbenam didalamnya. Jemariku mulai meraba satu persatu helai kelopak yang tertata rapi dalam satu ikatan. Tiba-tiba, telunjukku menyentuh detail aneh, detail yang dingin dan tidak kuharapkan. Aku segera menyibak kelopak itu. Apa ini?
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 159 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

“Tunggu di sini. Aku yang belikan.” Risa pasrah. Dia tak bisa berkata-kata lagi saat aku turun dari mobil. Tanpa pikir panjang, langsung kusambar keranjang belanjaan warna merah. Mengisinya dengan empat kotak susu UHT ukuran 250 ml. Dua rasa cokelat, dua rasa strawberry. Sebotol air mineral dingin, tiga bungkus roti sandwitch rasa cokelat dan keju, serta sebuah roti isi selai cokelat kacang hijau ukuran besar. Tak lupa Risa juga kubelikan snack kentang rasa rumput laut ukuran paling besar, dan yang terakhir satu pak permen rasa mint.
9.875.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status