Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mawar Kecil Beracun

Mawar Kecil Beracun

Keesokan harinya, konferensi pers gabungan Keluarga Karga dan Keluarga Ferona digelar. Proyek ini telah memeras seluruh tenaga dan pikiranku selama setahun penuh. Menahan sakit kepala akibat sisa mabuk semalam, aku menelan dua butir obat pereda nyeri dan memilih setelan rok berwarna merah. Lokasi konferensi pers dipenuhi tamu undangan, lampu kilat kamera media terasa menyilaukan mata.
2.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 79 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Dia menyerahkan buket itu padaku. Aku menerimanya dengan tangan gemetar. "Terima kasih," bisikku. Alexandro tidak menjawab. Dia kembali ke kursinya, duduk, dan mulai mengambil makanan di piringnya. Elena menatap buket di tanganku. Buketnya yang tadi dia terima dengan bangga, kini terlihat kecil. Mawar merah muda yang manis, kini terlihat pucat dibandingkan mawar merah menyala di tanganku.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 156 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Nikahi Aku Sehari Saja

Nikahi Aku Sehari Saja

Disela waktu, mereka membuat stok bucket bunga artifisial, snack, dan berbagai item tertentu. Suara srek yang serak terdengar dari gunting yang membelah lembaran kertas corrugated. Jemari Yuna bergerak lincah dan hati-hati melipat kertas. Hari ini ia menerima pesanan buket coklat yang akan diambil sore nanti. Devi dan Maira sedang sibuk di dapur. Aroma masakan yang mulai tercium, membuat Yuna selalu menoleh ke arah pintu yang menghubungkan toko dan dapur.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 77 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Serbuk berwarna merah melesat ke arah wajah Setan ketiga. Bukan main terkejutnya Setan ketiga melihat bubuk merah melesat ke arahnya, kedua tangan langsung mendorong ke arah serbuk merah. Serangkum angin keluar dari tangan dan langsung mendorong serbuk merah beracun ke arah So So. Senyum terlihat dari bibir Setan ketiga melihat ketua perkumpulan Topeng Merah tersebut berada dalam gulungan kabur berwarna merah.
1014.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 398 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Tersesat Dalam Pelukan Musuh

Tersesat Dalam Pelukan Musuh

Sesekali tatapan mereka bertemu, dan masing-masing buru-buru mengalihkan pandang. Pelayan masuk perlahan, membungkuk sopan, lalu menyerahkan sebuah buket mawar merah segar yang dibungkus dengan pita satin elegan. “Pesanan khusus Anda, Tuan,” katanya sambil meletakkan bunga itu di tangan Banyu. Diajeng menoleh bingung, matanya membesar melihat buket yang begitu indah. Tapi ia belum sempat berkata apa pun, karena sesaat kemudian—
955 viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
Sang Tuan Muda Sejati

Sang Tuan Muda Sejati

"Satu! ... Duaa!! ... Tii ... tiii ... gaaa!!!" Dan dari tangan Donita terlemparnya buket cantik paduan bunga warna merah dan putih. Buket melambung tinggi. Muda-mudi yang telah menunggu serntak berlompatan mencoba meraih bunga itu. Dan ... tap!! "Aahhh! Buat aku!!!" Helios melotot lebar. Violetta yang mendapatkannya. Ini kebetulan atau apa? Dari sekian banyak yang berebut, kenapa harus Violetta yang menang?
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 160 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Tepatnya di sebuah perbukitan kecil. Bukit ini dipenuhi oleh ribuan spesies bunga aneka warna dan jenis. Merah, kuning, jingga, ungu, biru dan putih. Bentuk bunganya pun berbeda-beda. Seperti hamparan surga. Bunga yang tumbuh tak hanya satu warna mendominasi seluruh bukit. Memberi pemandangan yang sangat menyejukkan. Sungguh berbeda dengan mitos seramnya Ranting Sembah.
104.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
The Devil CEO

The Devil CEO

ucap Ester pada Emma. “Iya, Bu,” jawab Emma yang masih sibuk menata bunga awar itu pada sebuah bucket. Lima menit kemudian Emma selesai membuat bucket bunga. Tidak lupa pula sebuah pita cokelat muda di atasnya. “Sudah jadi, Pak.” Bucket bunga yang sekarang dipegang Emma terlihat mewah karena perpaduan warna bucket dan mawar putih yang dipilih Emma sangat pas. Ethand mengakui salah satu dari sekian banyak kehebatan wanita ini.
1014.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 479 Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

#Testpack (77) Test Pack ART-ku. -Honeymoon and Babymoon- Sebuah kotak cincin berwarna merah, di dalam plastik yang lumayan tebal. Plastiknya sudah koyak dan rapuh, tapi kotak perhiasan ini masih utuh bentuknya. Lapis beludru diluarnya sudah rontok bulu-bulunya dan warnanya tak lagi merah. Memudar menjadi cokelat.
9.379.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang buket snack warna merah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status