Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Seorang pria muda yang mengenakan jaket hijau, memberikan sebuah buket mawar merah yang berukuran cukup besar pada bagas. "Ini ada paket untuk Ibu Andira." Ucapnya. "Buket. Dari siapa?" Tanya Bagas dingin. Padahal seingatnya, dirinya tidak memesan sebuah buket untuk istrinya, apa lagi buket itu buket mawar merah.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Imperfect Love

Imperfect Love

Mata Yasmen terbelalak ketika baru memasuki ruangan divisinya. Di meja kerjanya, sudah ada satu buket mawar merah yang terlampau indah untuk dilewatkan. Yasmen mempercepat langkahnya, lalu mengambil amplop kecil yang terselip dalam tumpukan bunga dan membukanya. “To Princess Yasmen.”
10102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

ucap Berto gugup. "Ah, belum semuanya, kau juga harus membeli ini, snack ini sangat enak, juga ini, bakwan goreng yang baru dari penggorengan, masih menguap panas, juga ini," ucap Devanka memberi rekomendasi dengan begitu gesit. "Cuku cukup, hitung semua," ucap Berto berusaha menghentikan penawaran Devanka. "Baiklah, mungkin uangmu tidak cukup," ucap Devanka.
9193.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Sebuah buket mawar merah tergeletak di atas meja. Warnanya begitu mencolok, indah tapi asing. Ia menatapnya lama, mencoba mengingat apakah hari itu ulang tahunnya—tidak. Apakah ada acara kantor—tidak juga. Perlahan, ia mengangkat bunga itu, menelusuri kelopaknya dengan ujung jari. Lembut. Dingin. Membingungkan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

"Pesan?" Eric menunjuk ke arah buket cokelat. "Iya, pesan yang ada di kertas ucapan berwarna merah muda. Aku menulisnya tadi." Wajahnya tersenyum, tetapi jantungnya deg-degan tak terkendali.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

Begitu indah dengan kesederhanaannya. "Mau dicampur dijadikan sebuah buket, Mbak? Nanti dicampur dengan melati dan sedap malam,"ucapnya ku angguki. Sementara menunggu buket selesai di rangkai, mataku melirik bunga mawar merah yang merekah indah di sudut ruangan. Ingatan ku melayang entah kemana begitu saja. Memikirkan indahnya setangkai bunga untuk menghabiskan perbincangan dalam setiap pertemuan.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Samuel. Namun bukan kehadiran pemuda itu yang membuat Jennifer terbelalak. Melainkan benda besar yang sedang dibawanya, sebuah buket mawar merah raksasa. Benar-benar raksasa, karena bunga itu di peluk menggunakan kedua tangan milik pemuda itu. Bahkan Jennifer yakin tetangga di seberang jalan pun dapat melihat buket itu dengan jelas dari kejauhan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Matanya memilih dengan saksama sebelum akhirnya berhenti pada buket sederhana berisi mawar putih dan baby's breath yang dibungkus pita satin lembut. “Yang ini saja,” katanya pelan. Wanita paruh baya itu mengangguk, lalu membungkus ulang buket tersebut dengan rapi dan menyerahkannya setelah Nate selesai membayar. Dengan satu tangan menggenggam kotak kue stroberi dan tangan lainnya memegang buket bunga, Nate keluar dari toko dan masuk ke dalam mobil. Ia meletakkan kedua benda itu hati-hati di kursi penumpang, lalu duduk di belakang kemudi.
1037.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 968 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

"Ini Bu." Lelaki itu menyerahkan sebuah standing buket bunga besar dengan isi mawar merah segar, uang seratus ribu rupiah berlembar-lembar, dan beberapa batang coklat silverqueen. Berbungkus kertas cellophane berwarna hitam dan putih bening. Dan menggunakan penyangga kayu. Mata Hesti membulat melihat buket bunga yang dibawa oleh kedua kurir tersebut.
23.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai buket snack warna merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status