I Win You (Indonesia)
geram Beck yang kulit wajahnya telah memerah karena marah.
“Ada apa?” Vanilla menatap Nick dengan tatapan semakin bingung.
“Amor, dengarkan aku....” Tatapan Nick tampak goyah didera oleh ketakutan, rasa bersalah, dan sedikit putus asa.
“Ada masalah apa?" Kerutan di alas Vanilla semakin dalam.
“Kau memenangkan taruhan itu...,” ucap Beck penuh tekanan emosi.
Nick menatap Beck tajam, ia mengulurkan satu tangannya untuk menginterupsi ucapan sahabatnya. "Cukup, Beck!"