Mag-log inDengan karier cemerlang dan penampilan menawan, Tiara Wardoyo adalah gadis impian banyak lelaki. Para eksekutif muda di kantornya maupun perusahaan-perusahaan mitra bisnis dalam usahanya, semua berlomba-lomba untuk mendapatkan dirinya. Tiara bergeming. Ia berlagak acuh yang membuat para lelaki pemujanya semakin tergila-gila padanya. Meski meladeni beberapa ajakan kencan dengan manis, tak satu pun dari lelaki-lelaki kalangan atas yang mendekatinya itu membuat si gadis tertarik. Sampai kemudian ia bertunangan dengan Ryan Wijaya. Meski awalnya lebih diakibatkan desakan kedua orang tua. Demi menjaga hubungan baik kedua keluarga besar. Lalu jalan kehidupan membawanya pada borok seorang Ryan. Tiara dikhianati. Dan setelahnya si gadis dibuat terkesan oleh kepribadian sopir baru di kantornya, Abdi Prawira, dan akhirnya jatuh hati. Semua bermula dari saat Tiara memergoki Ryan main serong. Akibat tidak fokus memikirkan kegagalan rencana pernikahan dengan Ryan yang juga berarti kegagalan kemajuan bisnis, Tiara mengalami kecelakaan. Mobil direktur muda itu oleng, lalu masuk jurang di jalur yang melintasi hutan sepi. Tiara pun terperangkap dalam rimba raya nan sepi selama berpekan-pekan. Pada momen inilah ia menemukan sosok pribadi tangguh nan pengayom pada diri Abdi sopirnya, yang seketika membuat benih-benih cinta tumbuh di hati si gadis. Begitu berhasil diselamatkan dari hutan, hubungan asmara Tiara-Abdi mendapat begitu banyak cobaan. Dari kalangan keluarga besarnya, pilihan hati Tiara yang dijatuhkan pada Abdi mendapat tentangan keras. Namun, cinta suci akan selalu menemukan jalan. Begitu pula dengan cinta Tiara dan Abdi. Ket.: Cover dibuat menggunakan free-royalty-pics di Canva
view moreTANPA terasa tiga tahun sudah Tiara menjalani pendidikan di Inggris. Impian lamanya untuk meraih gelar doktor sebentar lagi tercapai. Sudah tercapai sebetulnya, hanya tinggal menunggu upacara pengukuhan beberapa hari ke depan. Karena itulah gadis tersebut jadi lebih sibuk hari-hari belakangan ini. Bukan lagi disibukkan oleh urusan persiapan ujian tesis, karena itu semua sudah berlalu. Tiara memperoleh nilai memuaskan karena berhasil membuat terkesan para pengujinya. Kesibukannya kali ini karena papa dan mamanya akan datang. Terang saja kedua orang tuanya ingin menghadiri upacara pengukuhan sang puteri tercinta. Untuk itu Tiara musti mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan selama papa-mamanya berada di Coventry. Selama ini Tiara memilih tinggal di asrama kampus. Selain demi menghemat anggaran, itu juga menjadi caranya agar lebih fokus pada pendidikan. Namun, pihak kampus melarang selain mahasiswa untuk menginap di asrama. Jadilah Tiara kelimpungan mencari
SEJAK mendengar penjelasan Haji Sobirin, perasaan cinta kasih Abdi terhadap Atisaya semakin bertambah-tambah. Abdi ikut merasa bersalah atas kematian ibu istrinya tersebut, sebab kelalaian ayahnya yang menyebabkan ibu mertuanya terluka parah dan akhirnya menutup usia.Tambahan lagi setelah mendengar uraian panjang lebar dari Haji Sobirin mengenai kanker serviks yang dialami Atisaya. Ketika akhirnya mau memeriksakan diri ke dokter, penyakit yang diderita Atisaya ternyata sudah sangat parah. Pilihan yang diberikan dokter hanyalah mengangkat rahim yang sudah dijangkiti sel-sel kanker.Atisaya sangat terpukul ketika itu. Namun, tak ada pilihan lain. Jika ingin peluang hidupnya bertambah, puteri semata wayang Haji Sobirin tersebut harus mengorbankan rahimnya dibuang. Sekaligus merelakan salah satu fungsi agungnya sebagai seorang wanita lenyap.Operasi besar itu dilakukan empat setengah tahun lalu. Jauh sebelum Haji Sobirin mendatangi ibu Abdi kemudian menawarkan jali
UNTUNG saja Abdi dapat kembali menguasai diri dengan cepat. Mobil yang dikemudikannya hanya oleng sesaat karena mengalami perubahan kecepatan secara tiba-tiba. Berikutnya kendaraan tersebut kembali berada dalam kontrol.Tak urung, Haji Sobirin yang sangat kaget menjadi pucat pasi wajahnya. Lelaki tua itu mengelus dada sembari mengatur napasnya yang seketika tersengal-sengal."Kita berhenti di rest area di depan sana saja dulu, baru lanjut lagi obrolannya," kata Haji Sobirin kemudian.Dipandanginya Abdi yang terlihat memerah kedua pipinya."I-iya, Pak," sahut Abdi cepat. Sedetik berselang ia buru-buru menambahkan, "Maaf, saya tadi kaget banget.""Tidak apa-apa," respon Haji Sobirin.Lelaki tua itu sangat maklum jika Abdi dibuat kaget oleh ucapannya tadi. Kejadian yang melibatkan kematian istrinya dan ayah Abdi telah berlalu selama belasan tahun. Selama itu pula Haji Sobirin menyimpan rapat-rapat rahasia tersebut bersama ibu Abdi.Abdi me
BULAN demi bulan telah berlalu sejak malam pertama yang mengejutkan bagi Abdi. Selama itu pula ia berusaha memendam satu pertanyaan besar di dalam hatinya. Pertanyaan yang sebetulnya sangat mengganggu pikiran, tetapi terus saja ia pendam sendiri. Meski rasa penasarannya setinggi bintang, namun Abdi paham sebaiknya ia tidak bertanya pada Atisaya. Gadis itu berurai air mata ketika mengatakan hal tersebut di malam pertama mereka. Jelas sekali ekspres kesedihan, kecewa, juga cemas pada wajah Atisaya ketika itu. Sejak pengakuan itu Abdi menganggap tak pernah mendengar apa-apa dari istrinya. Ia perlakukan perempuan tersebut sepenuh kasih, sebagaimana layaknya seorang suami memperlakukan istri. Malam-malam mereka juga berlangsung seperti biasa, sekalipun Abdi kian lama memperhatikan jika istrinya sedikit bermasalah dengan libido. Dari referensi yang pernah ia baca kemudian, memang seorang perempuan cenderung mengalami penurunan gairah seksual setelah menjalani opera
PAGI itu Tiara terbangun sebelum alarm di gawainya berbunyi. Bergegas ia turun dari ranjang, mengambil air minum dalam gelas yang terletak di nakas. Dalam sekali teguk saja segelas air putih sudah berpindah ke dalam perutnya.Tiara lantas pergi ke kamar mandi. Usai membersihkan seluruh tubu
SATU yang kemudian mengganjal bagi Pardi, bagaimana kelanjutan jalinan pertunangan antara Tiara dan Ryan. Akankah perselingkuhan yang dipergoki gadis itu, sebagaimana diceritakan Abdi tadi, bakal mengubah hubungan tersebut?Obrolan mereka untuk sejenak dijeda karena kedatangan pelayan. Deng
SEJAK Pardi berkata soal "ada sesuatu yang sebaiknya disampaikan secara langsung", benak Tiara sibuk menebak-nebak. Apa sebetulnya yang dilihat lelaki itu selama di Indramayu, dan hendak disampaikannya padanya?Namun tebakan Tiara tidak jauh-jauh dari keberadaan Atisaya di rumah sakit. Siap
ATISAYA keluar dari dalam kamar mandi dengan ekspresi kaget. Gadis itu tak menyangka ada orang lain di dalam ruang rawat inap selain Abdi. Namun dengan cepat ia tutupi kekagetan tersebut dengan satu senyum ramah. Abdi cepat tanggap, memperkenalkan Pardi pada tunangannya yang tengah melangk


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
RebyuMore