Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Little Secret

Little Secret

Timothy segera menyebutkan pesanan mereka, dan pelayan itu segera pergi dari sana. "Apakah caffe ini baru berdiri? Aku rasa, saat aku melintas, aku tidak pernah melihat nya." Rafael melihat - lihat dekorasi dari caffe ini, terlihat sangat menyegarkan dan kekinian. Timothy berdecak, " Sudah aku katakan, kau tidak pernah memperhatikan sesuatu yang menurut mu tidak menarik. " Rafael hanya mendelik, pria itu kembali fokus dengan melihat - lihat yang terasa nyaman ini.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai cafe nostalgia
Baca
+Pustaka
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Ucapku lirih. “Cafe Mafaza menyediakan berbagai menu. Menu andalan aneka macam kopi. robusta, torabika, cappuchino, americano. Promo beli 2 cup gratis 1. Ada banyak snack juga. French fries, roti bakar, pohong keju juga ada. Ada lalapan ayam krispi dan ayam bakar. Silahkan. Gak nyesel deh.”
1070.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai cafe nostalgia
Baca
+Pustaka
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Mereka kembali berjalan, dan akhirnya keluar dari taman untuk menuju kafe kecil yang Rafael sebut-sebut sejak kemarin. Kafe itu terletak di gang kecil, tidak besar, tapi interiornya hangat: lampu kuning redup, aroma kayu, dan rak penuh buku bekas di dinding. Barista menunduk ramah saat mereka masuk. “Ini tempat favorit aku,” kata Rafael sambil memilih meja di pojok. “Kecil, tapi enak buat duduk lama.” Nayla memandangi interiornya. “Kamu sering ke sini?”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai cafe nostalgia
Baca
+Pustaka
Istri kontrak om duda

Istri kontrak om duda

Kesepakatan hitam di atas putih. Sebuah Kafe, Sore Hari Kafe itu terletak di sudut kota yang tidak terlalu bising, agak tersembunyi di balik deretan pohon angsana dan bangunan-bangunan bercorak kolonial yang telah direstorasi menjadi tempat usaha. Dari luar, bangunannya tampak seperti rumah tua yang hangat, dengan jendela-jendela besar berbingkai putih dan pintu kayu yang dicat cokelat gelap. Di terasnya, ada beberapa kursi rotan dan meja bundar, dihiasi tanaman gantung yang menggantung lembut, menari pelan bersama semilir angin senja.
813 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cafe nostalgia
Baca
+Pustaka
Kekasih Rahasia CEO

Kekasih Rahasia CEO

tanya Starla menawarkan. Arsya melirik ke arah etalase. Tampak di sana benerapa penganan seperti croissant, coffee bun serta brownies. Begitu menggeser mata ia menemukan Emil, pekerja café yang lain sedang tersenyum padanya dari balik counter. Arsya membalas senyum itu dengan anggukan kepala. Lalu ia mengembalikan pandangannya pada Starla. “Saya mau caffé latte, tapi khusus kamu yang bikin,” pintanya.
9.9167.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai cafe nostalgia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status