Saat Aku Melepasmu
“Sesuai dugaanku, kau suka tempat yang memberikan ketenangan, jawab Raphael dengan senyuman di wajahnya.
Kening Adeline mengerut dalam, agak bingung dnegan ucapan Raphael. “Sesuai dugaanmu? Hm, kau seperti paranormal saja.”
Raphael terkekeh pelan. “Bukan bermaksud ingin menjadi paranormal, tapi aku melihat cara pembawaanmu tenang dan anggun. Wanita sepertimu pasti suka kafe yang seperti ini. Aku hanya menduga, dan kebetulan dugaanku benar.”
Adeline menggelengkan kepalanya pelan. “Thanks sudah meluangkan waktumu mengajakku ke kafe ini.”
“Aku yang harusnya berterima kasih. Ah, ya, aku tadi memesankan Vanilla Crème Cold Brew dan Peony Petal Cheesecake untukmu. Apa kau ingin ada tambahan?” tanya
Hot Chapters