Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nafkah Batin Yang Tak Tertunaikan

Nafkah Batin Yang Tak Tertunaikan

"Bradley, maaf jadi merepotkanmu, seharusnya kamu tidak terlibat dengan semua urusanku. Kamu pasti cape, kamu boleh pulang Bradley. Istirahtlah!" "Tidak, aku tidak merasa direpotkan. Please jangan meminta maaf seperti itu. Aku tidak suka." Dia membantahku. (bersambung gak?) Makasih teman-teman yang sudah support dan mendukungku. Mohon kritik dan saran untuk perbaikan coretanku.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
Istri Warisan Sahabat

Istri Warisan Sahabat

kata Nafeeza, merasa lelah dan tak tahu harus berbuat apa. "Ayo aku temani. Aku bingung sama acara yang dibuat Mama. Jika tahu, hanya acara kumpul bareng teman-teman beliau lebih baik tadi aku nggak pulang," keluh Arnaf sambil berjalan mengiringi langkah Nafeeza ke kursi yang dimaksud. Gadis dengan gamis motif polkadot warna hitam putih itu, hanya menanggapi keluhan si pria dengan senyuman. Ada kesamaan rasa yang mereka alami saat ini. Terasing di tengah keramaian.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Dia sudah dalam suasana hati yang buruk karena Fane. Komentar negatif itu sepertinya menyalakan sumbu dalam dirinya. Dia tiba-tiba berdiri di atas tikarnya ketika berteriak pada semua alkemis di sekitarnya, “Kalian semua, tutup mulut kalian! Hasilnya belum dikirim, dan kalian sudah mengatakan hal-hal yang menyedihkan. Bahkan jika hasilnya bagus, itu semua telah ditelan oleh kata-kata kalian yang menyedihkan! Aku percaya pada keterampilan Nash. Bahkan jika dia tidak mendapatkan harta karun hitam, dia hanya akan sedikit tertinggal!”
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236.4K kali sebagai nafas tidak lega
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

Intan ada-ada saja dia. Hening, suasana canggung menyelimuti makan kali ini. Gara-gara Intan jadi serba kaku begini. Si Intan justru tidak merasa bersalah sama sekali. "Hari minggu besok ada acara tidak,Mbak Nita?" tanya Mas Yusuf, bukan mencairkan suasana tapi menambah tegang saja. "Paling ke toko Mas, memangnya ada apa,ya?" "Pasti mau ngajak jalan, atau gak mau ke rumah sama Nadia," batinku
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
GADIS NAKAL ITU MILIKKU!

GADIS NAKAL ITU MILIKKU!

ujar Grace. “Wah, buat apa aku berbohong,” jawab Natalie sembari meninju kecil lengan Grace. Padahal dia memang berbohong. “Sudahlah, itu bis kita, ayo,” ajak Grace lalu menarik tangan Natalie. Sedangkan di tempat lain, di malam yang sama, sekelompok pemuda dari kalangan elite di Detroit, seperti tak memiliki tujuan. Mereka merasa kehidupan mereka selama ini sangat monoton.
1057.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai nafas tidak lega
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Ana Sue
Bantu dukung novel ini dengan Mengirimkan gems, bagi pengirim gems terbanyak akan diberikan novel cetak saya secara GRATIS (ongkir ditanggung saya pribadi) hanya untuk 3 orang ya. Saya perpanjang satu minggu lagi dari sekarang :)
Rosi Minori
bagus banget ceritanya,Grace si cwe yg bercita2 jd wanita malam,baginya pekerjaan sangat mulia,menghasilkan uang banyak dan bisa memperbaiki kehidupannya...semoga Grace ga bener2 ya jd wanita malamnya,,sukses buat authornya jg,,
Baca Semua Ulasan
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Naira mengingatkan lagi satu hal penting. "Gue kayaknya mau resign aja deh, Nai." "Kenapa?" Nissa mengedikan bahu. "Udah nggak betah sama lingkungannya. Juga ... udah keenakan rebahan. Jadi nanti, lo tolong biayain gue ya, Nai." "Sialan! Lo kata gue sugar mommy lo!" Naira melempar bantal sofa ke arah Nissa. Namun tidak keras dan masih bisa di tangkap Nissa dengan gampang.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
Di Balik Romantisnya Suamiku

Di Balik Romantisnya Suamiku

Naffa kembali melempariku beberapa pertanyaan dengan nada kecewa terselip. "Engga. Kamu engga lihat? aku lagi nyetir, Naf." Aku menampik pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya memang fakta. Aku memang belum bisa menerima fakta bahwa aku akan memiliki anak dari wanita yang jelas bukan istri sahku. "Hmmm," Naffa hanya bisa berdeham dengan air mukanya yang mulai terlihat kusut. Sepertinya, ia jadi lebih sensitif setelah tahu bahwa dirinya sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

“Kenapa, Fal? Kontrakan itu nyaman kok.” Naufal balas menatapnya, mencoba mencari keberanian untuk menegaskan niatnya. “Gita, aku cuma khawatir… tetanggamu di sana sudah terlalu keterlaluan. Aku nggak ingin kamu harus menghadapi perlakuan seperti itu lagi. Stresnya bisa berdampak pada kondisi kamu dan bayimu,” ujarnya.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
NAFKAH LIMA RIBU

NAFKAH LIMA RIBU

ujar Wahyudi penuh harap. Ambar menghela napas panjang. 'Ya sudah! Ibu transfer lima belas juta! Tapi ibu tidak bisa datang ke pernikahan kamu! Ibu masih pusing karena baru saja menyelesaikan masalah dengan Adelia. Dan titip salam untuk orang tua Wina. Kamu jangan sampai mempermalukan ibu!" "Oke, Bu! Terimakasih! Ibu memang yang terbaik!" seru Wahyudi bersemangat.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
The Playboy

The Playboy

“Sudah yuk, bobo. Besok kita temuin papa aku, anak-anak juga pasti senang mau lihat opanya,” “Oke, sayang,” Micko dan Farah tertidur lelah namun di rumah Nafa telah terjadi ke tidak nyamanan. Nafa mengamuk hebat. Beberapa pramuwisma yang melihatnya berusaha untuk acuh dengan nyonya mereka. Ia benar-benar tengah mengalami keterpurukan, “Micko dan Farah lihat saja kalian semuanya, berani-beraninya kalian merebut anak’ku,” katanya dengan geram marah. Nafa turun dari kamarnya dan mengadakan interogasi di antara pramuwismanya.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai nafas tidak lega
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status