Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suntikan Candu Mas Dokter

Suntikan Candu Mas Dokter

Arina membayar perjalanan lalu turun dari kendaraan. Cafe itu masih sama seperti yang dia ingat. Bangunan dua lantai dengan dominasi warna cokelat hangat. Beberapa tanaman hias menghiasi bagian depan. Aroma kopi yang khas langsung menyambut begitu dia melangkah masuk. Karena masih cukup sepi, Arina memilih meja di dekat jendela. Pelayan datang menghampiri dan dia memesan segelas cappuccino.
10980 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as bara cafe
Read
+Library
Jatuh di Pelukan CEO Dingin

Jatuh di Pelukan CEO Dingin

tanya Kaivan akhirnya bicara. Brian mengelap tangan, lalu keluar dari balik meja bartender untuk menghampiri Kaivan. “Aku akan memastikan kafenya bisa berjalan dengan lancar, sebelum benar-benar aku lepas. Ingat, kafe ini waralaba dengan kafeku,” ujar Brian menjelaskan agar Kaivan tidak terus salah sangka dengan keberadaannya di sana. Kaivan menatap datar. Dia ingin pergi ke ruangan Eve, tapi Brian menghalangi.
1061.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bara cafe
Read
+Library
Gadis 200 juta

Gadis 200 juta

Ujar Sashi lagi. "Hmm...." Bara hanya berdehem dan tersenyum kecil, setelah itu memainkan gawainya lagi. "Aku juga merintis usaha cafe, loh. Lebih banyak menyajikan menu khas western. Mungkin nanti kita bisa bersaing secara sehat. Dan aku sudah merekrut beberapa chef ternama untuk mengolah menunya." Cerita Sashi lagi. "Oh," Hanya itu yang keluar dari mulut Bara. Jawaban yang hanya satu kata tersebut tentunya membuat Sashi jengkel, terlebih Mbak Kirana, dia geram sekali.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as bara cafe
Read
+Library
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

kata pelayan itu dengan wajah yang dibuat sinis. Lalu pelayan perempuan itu pergi meninggalkan Simon dari sana. Ia kembali melakukan pekerjaannya. Simon masih memandangi perempuan itu. Ya, Simon adalah barista yang ada di cafe itu. Cafe itu bernama Cafe Senandika. Di sanalah Simon bekerja, sudah 3 bulan lamanya ia bekerja disana. Simon berasal dari kota Bandung. Ia merantau di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as bara cafe
Read
+Library
A Wish

A Wish

"Daripada di sini melamun terus kesurupan, mending Eneng duduk di kape itu." Kening Violet mengernyit, "Cafe maksudnya ya, Bu? Emangnya di sini ada cafe?" Si wanita mengangguk, "Ada. Itu dia," ujarnya sambil menunjuk sebuah gerai kecil yang tertutup oleh pintu kaca. Benar sih, tulisannya 'Café for a day'. Nama café yang unik, batin Violet berkata. "Kalau gitu cepet ke sana ya neng. Ibu tinggal dulu." pamit si wanita yang diangguki Violet.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as bara cafe
Read
+Library
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Sumpah ya, Ta! Lo pasti udah gila sekarang!” Cintara menjeduk-jedukkan kepalanya di atas meja bar. Rasanya ia sudah ingin tenggelam saja sekarang. Siang itu Despresso Coffee memang tampak lengang. Hanya ada beberapa bangku yang terisi, dan Cintara memilih untuk duduk di depan bar stool. Aktivitas barista di depan mesin kopinya selalu berhasil menarik perhatian perempuan itu.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as bara cafe
Read
+Library
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Kafe itu bernama Senja Pertama, sebuah tempat yang dirancang dengan kayu gelap dan kaca besar, memberikan kesan nyaman sekaligus elegan. Pintu kafe itu terbuka. Aromanya langsung menyergap, perpaduan manis antara kopi panggang dan roti bakar. Di sudut kafe, di bawah cahaya lampu temaram, duduklah seorang wanita muda. Clara. Sahabat Keandra. Satu-satunya penghubung Keandra dengan kenyataan Neina saat ini. Sahabat lama yang harus bertemu sebab takdir mereka.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as bara cafe
Read
+Library
Balas Dendam Istri: Tuan CEO Melindungiku

Balas Dendam Istri: Tuan CEO Melindungiku

“Kafe ini menyediakan makanan, minuman, dan buku-buku. Tidak menyediakan tempat untuk kabur.” Soraya mendekati meja bar yang sengaja ada di dekat pintu masuk. Ia menaikkan alis, mengernyit keningnya terheran. Elan memajukan tubuhnya, dengan sengaja menatap ke koper dorong Soraya. Soraya akhirnya paham alasan Elan bicara begitu. “Kamu cuma barista. Jangan sok tahu.” “Barista sekarang, memastikan kafe bosnya tidak dijadikan tempat kabur anak kecil yang baru dimarahi orang tuanya atau baru saja ditinggal selingkuh kekasihnya.”
845 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bara cafe
Read
+Library
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Entahlah, yang pasti mereka tetap tak putus asa untuk mengumpulkan semua bukti kebenarannya. Langkah selanjutnya, mereka pergi ke Cafe Republik. Cafe yang memiliki fitur hotel bintang lima. Dengan barista yang memakai seragam lengkap. Pelanggan yang santai menikmati pemandangan alam pegunungan dari jendela kafe di lantai atas. Tempat manapun mereka tak peduli. Tujuan utama yang mereka butuhkan. Ning Fiyyah mendatangi barista di garda terdepan. "Selamat siang, bu. Ada yang bisa saya bantu?" Barista tersebut menyapanya dengan santun.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as bara cafe
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Sebuah kafe kecil di sudut jalan yang sering ia lewati. Di depan kaca kafe terpajang tulisan “Christmas Special” dengan hiasan daun pinus dan lampu kecil yang berkelap-kelip. Aroma kopi dan susu hangat langsung menyambut begitu ia membuka pintu. Di dalam, suasana masih cukup sepi, anya suara mesin espresso dan denting sendok di cangkir. Naomi berdiri di depan kasir. Naomi sebenarnya hanya ingin membeli matcha dan latte untuk Rahaal. Dia harus membalas untuk cheese cake kemarin.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as bara cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status