Bride (Indonesia)
Arlan menyatukan keningnya pada kening Zara, "Aku sangat bahagia Zara."
Ada rasa bersalah di dalam hati Arlan, ia tidak bisa membuat hari bahagianya, dan Zara seperti pasangan lainya, tiada ritual adat, keluarga terdekat, apalagi sebuah pesta, tetapi Arlan berpikir semua tergantung niat. Lagi pula pernikahan bukan soal pesta dan hiruk-pikuknya, tetapi bagaimana kehidupan setelah pernikahan tersebut.
"Meskipun tidak ada pesta, keluarga, kita akan tetap bisa bahagia Zara!" ucap Arlan lagi memberi jarak keningnya dan kening zara yang sedari tadi ia dempetkan.
Hot Chapters