KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA
“Itu artinya kau mulai membuka indra batinmu. Saat napasmu selaras dengan alam, batasan antara dirimu dan lingkungan sekitar perlahan menghilang. Energi alam akan mengalir masuk dan menyatu dengan energimu sendiri.”
Hari demi hari berlalu. Rutinitas mereka berulang: bangun pagi, mengatur napas, merasakan alam, lalu beristirahat sejenak. Lambat laun, Jaya menemukan bahwa ia bisa duduk diam berjam-jam tanpa merasa bosan atau lelah. Ia mulai merasakan adanya aliran hangat yang berputar perlahan di dalam perutnya, yang menyebar ke seluruh tubuhnya saat ia menarik napas dengan benar.