Lemari Mencari Tumbal
Suasana tampak hening seperti ketika dia masuk ke kamar tadi.
Lalu, Maya kembali membuka ponsel dan berbalas-balas pesan bersama doi nya di Whatsupp. Tiba-tiba,
“Eh! Siapa itu!”
Ada sesuatu yang baru saja mencolek tangannya Maya dan itu jelas sekali. Tapi, ketika Maya membentak dan bertanya, lagi-lagi tidak ada apapun di sana. Maya mulai merasa sedikit jengkel pada saat itu, lalu dia duduk bersila sembari memejamkan matanya, kemudian mengatur nafas dan membacakan doa-doa yang telah diajarkan oleh Eyang putri ketika dia beranjak di usia 17 tahun dulu, ketika dia belajar untuk mengontrol mata batinnya. Tiba-tiba,
Bab Populer