Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Dia mulai mengkritik menantu perempuan itu. Dua puluh menit kemudian, taksi sampai di daerah pinggiran utara kota. Pasangan tua itu membawa Surya ke rumah mereka. Rumah tersebut merupakan rumah yang baru dibangun, tapi dalamnya masih kosong dan tampak sederhana. Seorang wanita pendek gemuk berwajah persegi tampak sedang sibuk dengan mesin jahit di ruang tamu yang tanpa perabotan apa pun itu.
9.9392.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.8K kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Siti memukul kecil dada bidang Bima. “Siapa yang merayu, memang kenyataannya begitu." Kinu Bima berganti mengecup jemari Siti. Sang istri membalas dengan senyum malu-malu. Siti mendekatkan kepalanya bersandar pada tubuh Bima dalam satu selimut. Jemari Bima pelan mengelus punggung halus Siti sambil membayangkan masa depannya kelak. “Sepertinya kita harus beli rumah yang lebih besar, yang ada tamannya dan banyak kamarnya.” “Kenapa? Rumah ini juga nyaman. Lagi pula kamu sudah beli apartemen kemarin, apa tidak sayang punya banyak rumah tapi tidak ditempati?”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Dengan wajah yang cantik, membuat Cantika terlihat sangat elegan. "Kita ke rumahku dulu, yuk! Aku belum selesai masakin buat Papaku. Kamu sih mendadak ajaknya!" seru Cantika masuk dalam mobil. Dareen mengangguk. Hanya beberapa meter saja, mereka sampai di sebuah rumah yang tidak terlalu mewah tapi memiliki bangunan yang cukup luas.
1057.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Bab 1 "Mas, kok rumah berantakan gini, sih?" keluhku pada Mas Dito yang sedang memainkan gawainya di teras rumah. Baru turun dari mobil, aku sudah menginjak mainan Kania–putri pertamaku bersama Mas Dito. Mainan Kania berserakan di mana-mana, begitu juga dengan daun pohon mangga dan pohon rambutan yang ada di depan rumah. Memang tadi pagi aku pergi kerja setelah Subuh, karena harus menjemput klien yang baru datang dari luar kota. Akan tetapi ada Bik Minah yang akan datang pagi dan pulang waktu sore yang akan mengurus rumah.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

Nara setelah di cerai bak hilang di telan bumi bersama juga dengan Ervan. Mereka berjalan perlahan menyusuri halaman rumah Nara hingga Bik Narti menyuruh mertuanya masuk ke dalam rumah. Mereka bertiga masuk ke dalam. Raka baru kali ini menginjakkan kaki ke dalam rumah Nara. Kemarin dia datang tidak diizinkan masuk, malah hanya disuruh menunggu di luar saja. Dia tidak menyangka kalau rumah Nara sangat indah dan cantik. Dihiasi dengan guci guci berukuran besar, kecil dan sedang. Nara memang suka mengoleksi guci-guci.
1054.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Reva menatap disekitar, banyak bunga-bunga yang tertanam, ada juga pot-pot bergantung di depan rumah. “Mau masuk lagi?” ajak Roy, Reva menghembuskan nafasnya sambil mengangguk-anggukan Kepalanya. “Ayo.” Roy mengandeng tangan Reva, membuka pintu rumah tersebut. Terlihat rumah itu yang sangat rapi, seluruh barang tertutup oleh kain putih untuk mengurangi debu menempel di barang-barang. “Apakah kamu juga merubah ini? Tanya Reva, melihat ada perubahan dari sedikit desain rumah tersebut.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Rumah Terakhir

Cinta Untuk Rumah Terakhir

Mereka asyik mengobrol mengenai topik apapun, bermain catur, atau sekedar menatap langit sambil ditemani kopi. Aris merasa takjub dengan pemandangan di hadapannya. Pancaran sinar rembulan yang menyiram wajah cantik Asha adalah perpaduan yang siap membuat orang menganga begitu memandangnya. “Jangan dipandangi seperti itu, aku jadi malu.” Asha berhasil memergoki Aris yang sedang curi-curi pandang kepadanya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Dengan pria Sadomasokis

Terjebak Pernikahan Dengan pria Sadomasokis

Aura dingin menyelimutinya itu yang ada di pikiran Arimbi. "Turun!" titah Sagara. Saat tiba di depan rumah mewah bergaya Eropa. Arimbi membuka mulut takjub. Dia sering melihat rumah-rumah mewah seperti ini tapi itu hanya di televisi. Rumah bercat putih, dengan lampu kristal menjuntai seperti buah aren, pilar-pilar kokoh dengan aneka bunga rambat yang melingakar, masuk ke dalam rumah mulut Arimbi tambah terbuka lebar karena takjubnya. Guci-guci indah dan mahal terjejer rapi di lantai di meja. Semua furniture mengkilat penuh ukiran jepara itu terbuat dari kayu jati. "Aaah!" teriak Arimbi saat melihat lantai yang dia pijak. Lantai itu seperti kaca yang di bawahnya terdapat kolam dan ... ular da
9.89.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Vina mencibir, "Sofie nggak bodoh, mana mungkin dia mau menyerahkan rumah ke Boni? Dia malah sengaja menyemprotkan darah anjing dan kucing ke dalam mobil Mercedesnya, lalu menyuruh orang membawanya ke bawah apartemen Boni dan mobil itu langsung rusak. Dan soal anak itu, Sofie nggak terlalu peduli." "Boni lihat Sofie bertindak sekejam itu, jadi dia nggak berani lagi menyebut soal rumah."
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Sup Kecantikan

Sup Kecantikan

Ibuku pembohong, aku benar-benar membencinya. Sebelum mati, dia selalu terkurung di kamar sempit itu, tubuhnya kurus kering, kulitnya pucat menyeramkan. Nenek punya ramuan rahasia, katanya bisa membuatnya lebih cantik, sehingga para pria desa akan lebih tertarik padanya. Namun, setelah ibu meninggal, nenek mulai memandikanku dengan ramuan yang sama setiap hari.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai cat rumah cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status