Cahaya Biru
Layar monitor menyala, memperlihatkan rekaman dari pantri, dan mataku terpaku pada seorang office boy yang tampak gelisah dan celingukan.
Detik berikutnya, dia tampak membuka sebuah botol kecil dan menuang isinya ke dalam cangkir kopi. "Kena lo. Gue akan cari kemana pun lo sembunyi," gumamku pelan, sebuah senyum tipis terbentuk di wajahku saat aku berhasil mendapatkan bukti yang kuat. Informasi di layar monitor memberitahuku identitas office boy tersebut, dan tanpa buang waktu, aku berencana untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Malam itu, aku tak hanya menyelamatkan keluargaku tapi juga membongkar sebuah rencana jahat yang nyaris berhasil.
Hot Chapters