Aku (Bukan) Gadis Pemuas
lirih Arsenio, matanya mengisyarakatkan penyesalan yang besar.
"Apa yang terjadi semalam, murni naluri saya sebagai seorang pria dewasa yang normal. Tidak ada maksud lain, atau sampai menganggap kamu gadis pemuas nafsu. Tidak sama sekali," jelas Arsenio, berusaha meyakinkan Kirania.
"Berarti Om sama perempuan lain juga kayak gitu?" tuding Kirania tiba-tiba.
Arsenio menggeleng cepat, menatap bola mata Kirania dalam. "Kamu yang pertama, dan satu-satunya perempuan yang bisa membuat saya kelewat batas seperti semalam."
인기 회차