SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS
“Sayang, lihat… semua ini bisa ada lagi karena kamu gak pernah nyerah. Aku beruntung punya kamu.”
Dewi menatapnya dengan mata berkaca-kaca. “Mas juga. Kalau bukan karena Mas, aku gak akan punya semangat sebesar ini.”
Mereka saling menggenggam tangan erat, senyum manis terlukis di wajah masing-masing.
Di belakang, Bella berseru sambil tertawa, “Hei, Mas, Mbak! Jangan mesra-mesraan di jam kerja. Nanti kuenya gosong lagi!”
Hot Chapters