SANG KAPTEN
Via note dari kakaknya Arka.
"Di kantor penerbit, kak," balasnya dengan cepat lalu menyimpan berkas ke laci.
Agak capek juga gadis itu merapikan file, karena semenjak Praditia tersandung kasus dan masuk buy, keadaan kantor berubah drastis. Banyak karyawan kantor yang keluar tanpa mempertanggung jawabkan pekerjaannya.
"Mbak Arbi, mau dibikinim minuman dingin?" tanya OB dengan ramah. Arbia hanya tersenyum lantas mengangguk.