Susahnya Jadi Mas Joko
dan tidak memiliki apa-apa.
“Kamu cinta aku, Resti?”
“Iya, Mas.”
“Aku tidak punya apa-apa lho.”
“Aku toh tidak pernah meminta apa-apa dari Mas.”
“Bagaimana mulanya kamu bisa cinta aku?”
“Semuanya mengalir begitu saja, Mas. Dimulai dari pertama kali kita bertemu di kampus, berkenalan, terus aku terkejut waktu Mas tahu banyak hal tentang diriku. Lalu kemudian, aku juga terkejut waktu pertama kali melihat Mas melakukan jump serve di lapangan voli, dan.., ih, kayanya kita sudah sering membahas ini deh.”
Sikat na Kabanata