Menikah dengan Sahabat
canda Radit begitu membuka pintu ruangan Dita, yang bekerja sebagai sekretaris.
Mendengar kata ‘istri’, Dita segera memperingatkan Radit.
“Radit, lo gak usah becanda di kantor, deh! Gimana kalau yang lain dengar?”
“Emang napa?”
“Iiih, dah gila kali lo, ah!” umpat Dita kesal.
Radit tertawa menanggapinya. “Buruan, gue laper.”
Dita pun membereskan berkas-berkas di mejanya, lalu mengekor di belakang Radit menuju kantin.