Gadis Kesayangan Tuan Adrian
Bahkan aku sempat mendengarnya sendiri.
Hari itu, aku baru saja menghadiri pertemuan di salah satu kantor cabang. Aku lalu memakai toilet karyawan di lantai bawah. Tanpa Danu yang mengawal, dan tanpa tanda apa pun yang memberi tahu siapa pun bahwa aku ada di sana.
Aku berada di dalam salah satu bilik ketika beberapa karyawan pria masuk.
“Gila juga ya,” kata salah satu dari mereka sambil terkekeh, “ternyata Tuan Adrian itu tidak hanya maniak dalam berbisnis, tapi juga dalam urusan wanita. Sampai istri papanya sendiri dicicipi.”