SENTUHAN HARAM SUAMIKU
Andai saja h*sratku belum tersalurkan, aku pasti langsung menerkamnya.
"Sayang, belum tidur?" tanyaku sambil menghampirinya menaiki ranjang.
"Belum, Mas. Tanggung nih lagi asik baca cerita pelakor. Kasian deh mas, suaminya ternyata selingkuh di belakangnya," ucapnya dengan wajah sendu.
"Sudah, ah. Jangan main hp terus. Lebih baik kita sekarang tidur," ucapku sambil mengambil gawainya dan meletakkannya di atas nakas.