Di kampungku ada kebiasaan yang sederhana tapi cukup ampuh untuk bikin orang tenang saat pocong keliling jadi bahan obrolan malam. Pertama, penerangan itu nomor satu: lampu teras dan lampu jalan yang menyala terus membuat suasana nggak menyeramkan dan mengurangi kemungkinan orang (atau binatang) bikin kegaduhan. Kedua, kunci semua pintu dan jendela rapat-rapat, jangan ngintip dari celah karena itu malah bikin panik. Banyak tetangga juga pasang kamera murah atau sensor gerak; bukan untuk perang dengan makhluk gaib, tapi untuk bukti kalau ada yang aneh dan untuk menenangkankan warga.
Di sisi spiritual, ada yang membaca Ayat Kursi atau doa-doa pendek sebelum tidur, menaruh air wudhu atau sedikit garam di ambang pintu, atau menyalakan dupa/kapur barus agar udara terasa bersih. Aku sendiri sering ikut ronda ringan bareng tetangga: nggak ribet, cuma jalan berkelompok, ngobrol, dan cek lingkungan. Yang penting jangan menyebarkan cerita hiperbolik lewat grup chat karena itu memicu panik. Di akhir malam aku biasanya duduk sebentar di teras sambil minum teh, ngerasa lebih aman karena komunitas solid—itu yang paling bikin lega.