Satu Atap
"Kamu tahu, Sa, Ayah dulu nggak jauh beda kayak aku pas SMP SMA. Nakal, suka baku hantam. Bedanya Papa baru tobat setelah hampir lulus kuliah. Kamu tahu, setelah aku keluar dari penjara, Ayah sering cerita banyak hal tentang masa mudanya. Suatu hari, Papa cerita ke aku kalau dia punya sahabat sejak SMA. Mereka akhirnya satu kampus juga waktu kuliah."
"Sahabat Ayah itu laki-laki atau perempuan?" tanya Lisa memastikan.
"Laki-laki," jawab Arvin.
Kakak Lisa itu kembali bercerita, "Hubungan mereka baik-baik aja sampai suatu saat satu orang dateng dan ngadu domba. Banyak masalah dateng setelah itu. Awalnya hal biasa, tapi karena adu domba semuanya jadi nggak bisa dikendaliin dan bikin Ayah sama sa
Hot Chapters