Pendekar Bukit Meratus
Boon Me pun kagum bukan main, benar-benar kakek yang berhati mulia, pikirnya
Kini sambil menikmati kopi jahe yang nikmat, mulai Boon Me sebutkan jati dirinya, juga kenapa dia sampai pingsan hingga berhari-hari.
“Tak ku sangka, gayaku yang kelewat jumawa, bertemu lawan yang licik dan jahat, yang ternyata dilakukan mantan guruku, bersama kawan-kawannya!” Boon Me akhiri kisahnya, sekaligus sesali sikap pongahnya.
"Tak apa, ambil pelajaran saja, gunung andalas tinggi, tapi masih banyak gunung-gunung lain yang lebih tinggi!" sahut kakek ini bijak.