Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi
“Muacch! Ilove you full Dek Tika. Yaudah, Atuk tutup dulu teleponnya ya. Nanti malam Atuk bakal datang ke kosan Tika. Bye, Sayang…”
Bimo memasang wajah ingin muntah saat melihat dan mendengar interaksi Kakek dan Tika. Setelah panggilan telepon berakhir, tatapan mata Kakek kembali beralih ke arah Bimo.
“Maaf ya cucuku. Begitulah cara memanjakan wanita agar mau memberikan lubangnya dengan cuma-cuma hehe, oh iya Kakek sampai lupa menjawab pertanyaanmu barusan. Kamu nggak perlu takut dengan jejak tangan itu. Itu adalah kodam harimau putih dan hitam milikmu,”jelas Kakek.