Sentuh Aku, Pak!
“Gue tau bedanya lo yang beneran oke sama lo yang bilang oke tapi sebenernya lagi nahan sesuatu. Sekarang yang mana?”
Keina diam sebentar.
“…Yang kedua.” akunya akhirnya.
“Nah. Cerita.”
Keina menghela napas panjang. “Gue jenuh, Mis.”
“Jenuh gimana maksudnya?”
“Jenuh literally.” Keina memandang sekeliling ruang tengah yang senyap. “Lo tau keseharian gue sekarang ngapain? Bangun pagi, masak, beres-beres rumah, nonton, scroll hp, nunggu suami pulang. Terus besoknya diulang. Terus besoknya diulang lagi. Terus—”