Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla
"Semulanya Bibi masih tak percaya jika akan menjadi istri, Bibi berpikir menjadi seorang istri itu ribet dan mengerikan. Maklum Bibi takut dengan KDRT atau apalah itu. Bibi hidup di era penuh kekerasan, perjudian, perdagangan wanita dan masih banyak lagi, Bibi sempat membenci semua lelaki karena bagi Bibi, semua laki-laki itu sama. Seiring perjalannya waktu Bibi sadar, menjadi seorang istri itu sangat menyenangkan. Suka dan duka bersama, menjadi penyemangat suami ketika suami kelelahan sehabis pulang kerja, menjadi guru privat pertama bagi anak-anak. Bibi merasa sangat beruntung karena suami Bibi tak seburuk yang Bibi kira, dia penyabar dan bertanggung jawab."
Bi Sima menjeda kalimat sejenak
Bab Populer