SAHABAT DAN KISAH CINTAKU
“Sin, andai kamu selalu dengar kata-kata Febri dari SMA dulu Sin, jujur sampai detik ini Febri belum menemukan pendamping yang seperti kamu Sintia, dan aku bahkan lebih nyaman sendiri sekarang.”
“Maaf Feb, betul-betul maaf dari Sintia Ya Sintia sadar semua kata-kata Febri, kekangan Febri, cemburu Febri semua demi Sintia dulu. Apa yang kamu takutkan dulu semua terjadi Feb saat Sintia kuliah dulu, hal itu yang membuat Sintia pergi dari Febri.”
“Ya ampun Sintia, jadi Bajingan itu? Bajingan itu telah menghancurkan Sintia?”