(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
“Saya sudah bilang padamu, Serayu. Kamu tidak bisa membohongi saya.”
Tatapan mereka bertemu. Serayu mencoba menahan diri, tapi Sedanu lebih dulu menekannya.
“Saya baik-baik saja. Saya bahagia dengan pernikahan saya ini dan saya mencintai suami saya.” Serayu menatap lelaki di hadapannya dalam-dalam. “Katakan itu, sambil menatap saya,” pinta Sedanu.
Lidah Serayu kelu. Senyumnya runtuh. Jantungnya berdegup tak karuan, ketakutan sandiwara yang selama ini ia bangun akhirnya terbongkar.