Dosen Duda Kesayanganku
“Kalau udah capai, jangan diterusin, Mas.”
Argan tersenyum, “Nggak capek, kok.”
Argan menggerakkan tangannya hingga merambat ke atas, memasuki rok gaun Nara yang sedikit tersingkap. Argan mengelus paha istrinya, membuat Nara terbelalak.
“Mas, ih... Cari-cari kesempatan. Ini namanya tukang pijat cabul.”
Argan tertawa, “Yang dipijat menggoda banget soalnya. Jadi tukang pijatnya beralih menjadi tukang pijat plus-plus...”