Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

'Tulisannya bagus," batinku memuji tanpa sadar. Tiga tahun menikah, aku bahkan tak tahu bagaimana tulisan Aini. Kata demi kata, aku kembali meneruskan membaca goresan itu. ------ "Seorang santriwati menginjak tanah haram!" teriakan salah satu santri putra membelah pagi di asrama Pondok Pesantren Nurul Hidayah. Jibran yang baru saja selesai berseragam, melongok keluar kamar. "Siapa?" tanyanya lantang. "Sepertinya santri kelas 10!" jawab Fatah dengan terengah-engah. "Ana kesana sekarang!"
8.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Menyesal Usai Talak

Menyesal Usai Talak

Apalagi ada beberapa hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu. *** "Tadi juga ibu-ibu bilang gitu." "Masa, sih?" "Serius." Terdengar santriwati sedang mengobrol. Aku langsung mencari sumber suara. "Bener, Nab. Kamu kok 'gak percaya banget," ucap Tini. "Katanya Mbak Sinta itu memang mandul," lanjutnya lagi. "Tapi tidak ada yang namanya wanita mandul. Kalau kata Budeku, yang mandul itu kebanyakan suaminya," jelas Zainab.
10135.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

Jiddan cepat mengambil sorban pusaka peninggalan kyai Nur. “Gus, ada apa?” tanya Kana menghampiri Jiddan yang hendak menuju kamar. “Lebih dari seratus santri terkena serangah gaib, Kan,” “Hah?” mata Kana melebar tak percaya, mengatupkan tangan menutup mulut. “Kamu disini jaga Umi, jangan sampai Umi terbangun dan mengetahui ini, malam masih panjang,” pesan Jiddan.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

Enaknya bukan aku yang ditanya ya ampun habis air liur lagi. "Oh, aku akan bercerita jadi dengarkan baik-baik ya. Judul cerita ini adalah Bambu dan kura-kura." "Sekelompok pengunjung telah melihat pemandangan di Hsi Ling. Mereka baru saja melewati Jalan Suci di antara hewan-hewan batu besar ketika Bamboo, seorang bocah laki-laki berusia dua belas tahun, putra seorang penjaga, bergegas keluar dari rumah ayahnya untuk melihat mandarin berlalu.Pawai orang-orang hebat yang belum pernah dia lihat sebelumnya, bahkan pada hari-hari raya.ada sepuluh tandu, dengan pembawa berpakaian warna menyala, sepuluh payung merah bergagang panjang, masing-masing dibawa jauh di depannya pemilik yang bangga, dan b
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

ujarnya sembari mengusap kepala Anindita dengan lembut. Gadis itu pun hanya mengangguk pelan dengan air mata berderai yang membasahi pipinya. Para wali santri pun diminta untuk pindah ke tempat lain yang lebih aman. Agar proses penjengukan santri bisa kembali dilanjutkan tanpa dihantui bayangan mengerikan kerasukan wanita tersebut yang diketahui bernama Sumi, ibu dari salah satu santri asrama Roudah yang bernama Anindita.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Tilasmat

Tilasmat

perintahnya halus pada kedua temannya, Ayu dan Silfi. Keduanya langsung membopong satu persatu santri putri yang mulai sadarkan diri dan memindahkan mereka ke tempat yang lebih aman. Abah dan Fakhri pun turun tangan membantu Sri dan juga neneknya. "Apa tidak ada santriah lain yang bisa meruqyah?" tanya Sri pada sang nenek. "Tidak ada, Neng. Dulu sempat ada dua orang, tetapi mereka sudah mukim dan sudah berkeluarga," jawab Mamah. Sri menghela nafas dalam dan kembali membantu santri yang kesurupan.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

seruan dan teriakan semangat dari Rohanah Sang Bidadari pemimpin kelompok Srikandi istri dari panglima divisi empat Si Petir putra Halilintar. Kesepuluh Srikandi akhirnya meluncur dari atas bukit Wonosalam dengan selendang-selendang sang dewi kayangan. Mereka terbang lurus menukik menuju arah desa Megaluh. “Tidak Mas Lurah, tidak...!” teriakan Haji Farhan menyayat hati begitu pilu melihat sang kakak yang tengah dikoyak dadanya secara hidup-hidup. Lalu jantungnya di keluarkan mentah-mentah oleh tangan besar manusia serigala.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Pilihan Mamaku

Istri Cantik Pilihan Mamaku

Alea masih tergelak. “Di Surabaya bahkan ada kue yang namanya rondo(janda) royal. Ada juga yang lebih gila, Kont*l kambing dan hal-hal yang berbau vulgar gitu. Mereka kok biasa saja ya sebutnya?” Devano yang memang setengah jawa jadi ikutan tergelak mendengar nama-nama yang disebutkan sendiri. “Alea?!” Panggilan Ardhan membuyarkan keasyikan mereka yang sedang mengobrol berdua itu.
1056.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Aku Sang Pria Pemuas

Aku Sang Pria Pemuas

Kendra pun bercerita singkat soal Ratna dan Helena, hingga Mahalini seakan ikut hanyut dengan kisah pemuda ini. “Jadi kisah di film Mendadak Santri sekuel 2 dan 3…?” Mahalini menganggantung kalimatnya.
9.9313.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.3K kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
ISTRI PILIHAN MERTUAKU

ISTRI PILIHAN MERTUAKU

Mantu Mandul Esok Hari Rumah Yakub "Mbok, Yakub mana?" tanya Tanti, Mama Yakub. "Belum keluar kamar, Nyonya." "Dia masih mabuk?" Si mbok hanya menundukkan kepalanya. Tidak berani berbicara. "Dewi mana?" "Non Dewi ada…" "Kok Non? Dia Nyonya juga di rumah ini!" tegur Tanti keras. "Ehm maaf, Nya. Maaf. Mbok salah bicara," ucap Mbok takut. Dia sampai menangkupkan dua tangannya di depan dada.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai cerita santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status