Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Gaya Hidup

Terjerat Gaya Hidup

sahutku malas “Ya udah kalau begitu kita bercumbu saja Ma” kata Mas Erlang semangat. “Engga ah Mas, Aku Capek sekali dan Badanku sakit semua tadi habis senam” tolakku pada Mas Erlang, Aku sedang malas melihat wajah Mas Erlang, Aku malahan ingin segera bertemu dengan Raka. “Ya udah kalau Kamu capek” kata Mas Erlang kecewa.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as mata malas
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Dia buru-buru menoleh, ingin melihat reaksi Sarah. Namun wanita itu hanya tersenyum samar—senyum tipis yang justru sarat dengan kepuasan. Pada akhirnya, Rangga tetap mengirimkan satu pesan singkat untuk Vanya. [Vanya, jangan buat keributan lagi. Bukalah pintu. Perias sudah datang.] Hanya satu kalimat itu saja sudah mampu meredakan rasa bersalah yang ditimbulkan oleh ucapannya barusan.
28.2K viewsCompletedAdded to Library 930 Times as mata malas
Read
+Library
Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Ucapnya menenangkan, penuh kelembutan. “Aku udah nggak… aku–” Malika mencoba melanjutkan kalimatnya, tapi suaranya patah-patah, seakan ada gumpalan besar yang menyumbat tenggorokannya. Air matanya terus jatuh, membasahi pipi yang pucat. Rere menatapnya penuh iba, lalu berkata dengan hati-hati. “Aku paham, Lika. Kamu minta bantuan ke Madam Deria kan?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as mata malas
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Pura Rafles, apa yang mengganggu pikiranmu? Sepertinya engkau sedang memikirkan sesuatu?” “Oh tidak tidak, tidak ada pikiran yang mengganggu pikiranku ini. Hanya saja aku sedang memikirkan malam pertama kita” Putra Rafles sengaja berbohong pada Putri Aleta. Rencana busuknya tidak boleh diketahui oleh siapapun oleh warga istana. “Tak kira ada pikiran apa yang menggangu pikiran engkau suamiku” jawab Putri Aleta sambil tersenyum senyum dan pipinya tambah merah merona, semerah delima.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as mata malas
Read
+Library
Wanita Malam

Wanita Malam

Tetap saja jika sudah ketahuan istri-istri mereka yang disalahkan tetap saja wanita malam. Padahal yang datang ke tempat ini siapa? Yang disalahkan siapa? Tak ada keadilan untuk seorang wanita malam hanya di cap sebagai pemuas nafsu saja. Untuk sekedar hiburan di saat semua kepenatan hidup. Sekarang Azalea hanya bisa menerima kenyataan saja. Tak akan ada yang akan menikahi mantan wanita malam dan selamanya wanita akan terkurung di tempat ini surga untuk para pendosa. Tak ada kata dosa untuk mereka yang menjalankannya. Mereka hanya tak memikirkannya.
9.916.3K viewsOngoingAdded to Library 455 Times as mata malas
Read
+Library
Attack of Playboy

Attack of Playboy

terang Jena. “Bentar … bentar …,” Mateo menggaruk pelipis, mencoba mengingat sesuatu. “Oh, cewek-cewek yang viral tahun lalu? Hahaha, sori, tapi konyol banget kalian jadi mainan buaya, hahaha.”
7.53.4K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as mata malas
Read
+Library
MATE

MATE

Lebih buruk dari yang pernah aku alami sebelumnya. Alena kehilangan Matenya. Itu merupakan fakta yang begitu mengejutkan. Hal itu terjadi tepat di saat gadis itu pertama kali menemukan pasangan abadinya. Itu adalah kisah yang sangat tragis. Alena menemukan Matenya dalam keadaan tidak bernyawa, ditengah-tengah hutan yang lebat. Alena mengatakan jika kemungkinan Matenya mati karena serangan para rogue. Hal itu bisa dipastikan dari bekas luka cabikan dan cakaran di sekujur tubuh Mate Alena. Disamping itu kepala Matenya mengalami benturan yang cukup keras hingga mengakibatkan pendarahan yang hebat.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as mata malas
Read
+Library
Gelora Cinta Cassanova Impoten

Gelora Cinta Cassanova Impoten

Mala tanpa pikir panjang langsung menerima uang itu, karena tanpa di bayar pun, dia akan melakukan hal itu. "Memangnya dia kenapa?" Tanya Mala basa-basi. "Dia itu seorang pelakor," jawab Ratna. Ratna lalu menceritakan tentang Mala yang mempunyai suami Impoten. "Impoten? Tidak mungkin aku dengar dia sedang hamil sekarang!" Ucap Rima. Rima melihat Ratna sedikit terdiam mendengar hal itu. "Mungkin dia hamil oleh pria lain," jawab Ratna.
11.3K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as mata malas
Read
+Library
Setelah Malam Itu

Setelah Malam Itu

Pikiran Rowena terhasut oleh nasihat kuno yang mengatakan jika terlalu menginginkan sesuatu yang tidak dapat dimiliki, hanya akan menerbitkan delusi indah yang menyenangkan hati. Detik itu Rowena tersadar karena takut akan mendapatkan kesedihan dan rasa sakit. Keberadaan suaminya yang menyambut sembari mengatur-atur makanan di meja makan terlalu indah sehingga Rowena memutuskan untuk berpaling. “Kau mau lebih dahulu, Rowena?” Deg! Lagi, kaki Rowena kembali membeku–tidak sanggup melangkah. Wanita berkulit putih agak pucat itu sampai tidak berani berpaling ke belakang.
9.8263.0K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as mata malas
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Ibu mertuaku mendengus, "Wanita yang nggak tahu diuntung. Sudah dua bulan dia pergi dan belum pulang." Satria menjawab dengan kesal, "Dasar wanita boros, matikan saja kartunya, lihat apa dia masih bisa senang-senang." Seorang kerabat kemudian berbisik, "Sudah dua bulan nggak bisa dihubungi, kenapa nggak ditanya dulu apakah ibu dari anak itu nggak ada masalah?" Saat itu juga, telepon Satria berbunyi. Tanpa melihat lagi, dia menjawab, "Oh, sekarang baru kamu mau telepon, yang lain pasti berpikir kamu sudah mati di luar sana!"
7.9K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as mata malas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status