Dalam Cengkeraman Teman Malamku
rintih Vera panik saat merasakan ujung penis Dante kembali menekan liang belakangnya yang masih berdenyut perih.
Namun, Dante justru membalas dengan seringai nakal menggoda. Ia meraih kedua payudara Vera, meremasnya dengan kasar hingga Vera mendongak, sementara lidah Dante mulai menjilati punggung Vera dengan gerakan sensual yang membakar saraf.
“Aku tidak bosan-bosan mengingatkanmu, bahwa rasa sakit yang kau dapatkan saat seks kita ... akan membuatmu ingat bahwa kau selalu milikku, Vera,” desis Dante sebelum kembali menghujam masuk.