ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN
Tanpa aku sangka Mas Bara kemudian malah menyunggingkan senyumnya dan begitu mudah menghentikan desakannya, tidak lagi mencecarku dengan pertanyaan yang menyudutkan.
“Ayo sekarang ikut aku, aku akan menunjukkan sesuatu sama kamu,” ucap Mas Bara sembari meraih tanganku untuk ia gandeng, yang sontak membuat kedua pipiku terasa memanas karena menahan malu karena sekarang teman-temanku yang kebetulan sedang melintas melihat apa yang sedang dilakukan suamiku.
“Cie ... cie, pengantin baru, mesra sekali!” celetuk teman-teman sekolahku yang sekarang kebanyakan sudah mulai merencanakan hari pernikahan mereka.