KUNTILANAK MERAH
“Kita di sini buat kerja, bukan nge-drama. Ingat misi kita: investigasi urban legend kuntilanak merah, bikin konten eksklusif, upload sebelum Jumat Kliwon minggu depan, dan viral.”
“Viral sih... tapi jangan sampe nyawa kita yang diviralkan.”
Mereka berdua berjalan menyusuri jalan setapak desa. Rumah-rumah tua berdiri berderet, sebagian sudah lapuk dimakan usia. Jendela-jendela tertutup rapat, seolah penduduknya enggan melihat dunia luar. Di kejauhan, lonceng dari masjid kecil berdentang tiga kali, menciptakan gema hampa.