BUKAN ISTRI LEMAH
PoV Marno
“Ibu capek! Semua ini gara-gara wati s1alan itu!”
Aku mendengar Ibu kembali mengumpat. Bukan kali pertama Ibu mengeluh, ini sudah ketiga kalinya Ibu mengeluh akibat pekerjaan yang melelahkan. Semua ini memang gara-gara Wati, kalau saja dia tidak menghancurkan rumah kami, pasti saat ini kami bisa tidur nyenyak di ranjang empuk. Bukan malah bekerja layaknya babu di rumah ini. Linda, istri baruku ternyata jauh lebih kejam, kupikir ia baik hati seperti wati, ternyata dia tega menyuruh kami untuk bekerja di rumah ini kalau ingin tinggal di sini. Padahal di rumah sebelumnya, jangankan mengepel, mencuci piring makanku sendiri pun tidak pernah kulakukan karena semua sudah ada yang membantu
Bab Populer