Bias Cinta
Kalimat yang diucapkan Cinta, sungguh seperti seseorang yang telah tenggelam terlalu dalam ke tumpukan luka.
Untuk sesaat, Raksa merasa tengah bicara dengan sosok Cinta lain. Bukan gadis yang selama ini ia kenal dengan tawa renyahnya, melainkan Cinta yang rapuh, yang berdiri di tepi jurang dengan langkah yang nyaris goyah. Salah sedikit, maka Cinta akan jatuh dan mungkin tidak akan bisa terselamatkan.