Cinta dan Dilema
Tapi tidak, semakin ia pikirkan semakin ia menjadi berharap, mangkinkah pria ini juga menyukainya?
Adri memilih membuang pandangannya saat melihat wajah memerah wanita didepannya, tak ingin semakin berbuat zina dengan menatap wanita yang tidak halal baginya. Apalagi Nana yang menggigit bibir yang tampak kering itu, membuat Adri ingin sekali membuatnya basah dengan bibirnya sendiri. Ahh ... Otaknya selalu mesum jika sudah berdekatan dengan wanita ini, entah mengapa Adri sendiri tidak mengerti.
“Ya sudah ... Aku pulang dulu,” Ucapnya yang tidak dijawab sang pemilik rumah.
Hot Chapters