Cinta Cita
“Dan di sana, dia nggak akan pernah dengar orang-orang membicarakan Kasih. Mungkin terdengar egois, tapi, orang yang nggak ada di posisi Cita, nggak akan tahu gimana menderitanya perasaannya selama ini.”
Tanpa mereka sadari, seseorang berdiri terpaku di sudut ruang yang berbeda dan tidak mampu melangkah. Penuturan Sandra yang baru saja terdengar membuatnya kaku. Bibirnya bungkam, tetapi hatinya penuh dengan penyesalan. Betapa pedihnya menyadari bahwa dirinya sendirilah yang selama ini paling melukai Cita.
Kini, pertanyaan besar yang menggelayut di benak ialah, dapatkah ia menebus semua kesalahan dan menyembuhkan luka yang telah tertanam begitu dalam di hati Cita?
Hot Chapters