Ketika Luka Menyapa
"Apakah aku tak lagi kau anggap mas? sehingga kau selalu memutuskan sebelah pihak tanpa mau mendengarkan keputusanku."
"Dek, bukan begitu maksud mas. Mas hanya ingin kalian akur, tolong mengertilah sayang!"
"Mas, kau memintaku mengerti, tapi kau tak mau mengerti perasaanku. Luka ini masih belum sembuh mas, walau di sudut hati ini ada setitik keikhlasan untuk menerima kenyataan, tapi aku masih tak sudi jika harus melihat kalian bermesraan di hadapanku. Jika dulu ku melihat kalian bermanja-manja mungkin aku turut bahagia karena kalian kakak adek walau hanya saudara angkat, tak ada rasa cemburu sedikitpun. Tapi sekarang beda mas, dia adik maduku, dia istri lain dari suamiku, aku tak sanggup mas
Hot Chapters