Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pena Ajaib

Pena Ajaib

batinnya. Dengan beralaskan tembok di sampingnya, Ocin pun menuliskan sebuah kalimat yang sedang dia inginkan saat itu menggunakan pena aneh. “Aku ingin belajar di kelas hari ini seperti hari sebelumnya.” Begitulah kalimat yang ditulis Ocin. Huruf-huruf yang dihasilkan dari goresan tinta pena tersebut sangat tebal namun masih tetap rapi dan terjaga. “Wah! Bagus juga tulisan yang dihasilkan dari pena ini,” ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Para gadis muda tersenyum lebar, mengenakan pakaian tari ketat yang membentuk tubuh sempurna mereka. Penasaran dengan dunia orang dewasa, tapi malah terjerumus ke dalam lumpur kotor yang makin dalam. Aku kembali menarik Jesli menjauh dan entah kenapa, aku bertanya, "Sahabatmu juga secantik kamu?"
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

“Membantu apa, Noe?” “Kau akan tahu nanti.” Seolah enggan memberi jawaban secara gamblang, Noe malah menyalakan musik. “Musik dangdut?” tanya Rena tak percaya. “Yup! Dangdut membuat suasana hati jadi ceria.” Noe bersenandung dengan cengkok khas. Rena benar-benar terkejut dengan kemampuan tersembunyi Noe. Tanpa sadar tawanya pecah, begitu renyah.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

kata Jasper di sampingnya. "Ini juga sangat tahan lama," Cody mengeluarkan perekamnya dan menunjukkan satu-satunya tombol pada perekam pipih kecil itu kepada Zeno. "Ada satu tombol untuk setiap fungsi, on, off, record, stop. Sangat mudah digunakan," jelas Cody, sambil menekan tombolnya untuk menunjukkan maksudnya kepada Zeno. "Matikan, Cody, kita belum sampai di sana," tegur Ida.
882 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Castle

Castle

Ah, sudahlah. "Jika ingin dikenali di sini. Pertama mereka harus menjadi seorang pengkhianat, dan kedua setelahnya mereka harus dibuat tanda di bagian tubuh yang mudah terlihat. Apakah kau sadar, Jane? Mereka semua memiliki tanda berbentuk Bulan Sabit. Lebih tepatnya huruf 'C'. Hanya saja mereka membuatnya tampak seperti bulan sabit. Aku dengar jika huruf 'C' berasal dari nama Kastil Chivalry. Namun, karena bentuk itu tidak bulat sempurna, maka makna sesungguhnya di balik itu adalah bahwa setengah dari lingkaran menandakan ketidaksempurnaanatau bisa dikatakan jika mereka tidak pernah puas apa yang sudah dimiliki. Itulah mereka, menandakan bahwa kastil ini bentuk dari keserakahan. Tidak ada p
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Taubat Sang Pendosa

Taubat Sang Pendosa

"Aku mencintaimu." "Aku juga."
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Mas Sena

Mas Sena

“Eh, lepas, “ Sena justru mempererat genggamannya dan menarik Zelina pulang. sepanjang jalan Zelina hanya diam dan menampakkan wajahanya yang masam. “Lepasin tangan gue,” “Lepasin woi, denger gak sih?” “Dasar tua tua keladi,” Sontak Sena menatap kea rah Zelina. “Kamu bilang apa? saya tua tua keladi?” “Iya Lah, apa kalau gak keladi, udah tua masih sendiri,” “Tapi kamu mau kan? dan hampir saja kita….,” “Cukup, gue gak mau denger. Lepasin. Gue mau pulang,”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai clássico
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status