Mas Sena
“Eh, lepas, “
Sena justru mempererat genggamannya dan menarik Zelina pulang. sepanjang jalan Zelina hanya diam dan menampakkan wajahanya yang masam.
“Lepasin tangan gue,”
“Lepasin woi, denger gak sih?”
“Dasar tua tua keladi,”
Sontak Sena menatap kea rah Zelina.
“Kamu bilang apa? saya tua tua keladi?”
“Iya Lah, apa kalau gak keladi, udah tua masih sendiri,”
“Tapi kamu mau kan? dan hampir saja kita….,”
“Cukup, gue gak mau denger. Lepasin. Gue mau pulang,”
Bab Populer