Salahkah Menjadi Janda?
Ini juga untuk menjawab desas desus yang terjadi selama ini.
"Bisa juga pas sarung songketnya, ya," celetuk Kak Cila, pemilik sarung yang kupakai saat ini.
"Iya, Kak. Terima kasih," jawabku.
Satu per satu mereka menyalami dan mencium pipi kiri dan kananku.
"Aku nggak nyangka kamu melangkahi kami semua, ya, Tin." kata Sarah. "Adek durhaka kamu." candanya.
"Semoga segera menyusul, ya, Kak," jawabku sekenanya.
Hot Chapters