Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKE ME HOME

TAKE ME HOME

Aku berjalan masuk rumah tanpa mengabaikan Adel yang menyapaku. Lalu kurebahkan tubuhku di atas ranjang saat tiba di kamar. Aku mencoba untuk memejamkan kedua mataku, akhirnya terlelap begitu saja. ... “Pulang, Nak!” teriak Mama di depan pintu rumah yang ada di kampung halaman. “Tidak, Mah. Aku tidak akan pulang sebelum Mama dan Papa meninggalkan ajaran sesat itu!” sahutku, lalu meninggalkan rumah itu.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
Back To Home

Back To Home

Kami berbicara lama sekali hingga diantarkannya aku kembali ke rumah. Malam harinya, aku membalas pesan dari Mbak Dinar yang menanyakan kabar di setiap minggu dan menerima telfon dari Pak Ray yang sebelumnya selalu aku hindari. Esok harinya, aku menyambut Nanda dan Fatih yang datang berkunjung ke rumah. Mereka berniat membawaku ke tempat wisata diujung lereng tempat desaku berada.
581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
Comeback With You

Comeback With You

, jika itu terjadi. Maka aku memang tidak pecus menjadi seorang ayah." Keluhan seorang ayah yang juga menyalahkan dirinya sendiri."Baiklah sekarang kita berdoa, semoga anak kita baik-baik saja!" ajak Ibu Laluna.Dari balik pintu adik Laluna yang bernama Dara itu menangis. Dia juga sangat merindukan kakaknya yang selalu menemaninya bermain. Dibalik pintu dia terduduk sambil mengucapkan doa."Tuhan, Dara mohon lindungi kakak. Dara kangen sama kakak. Dara pingin kakak pulang. Amin." Doa yang singkat itu di lantunkan dengan ketulusan hati seorang adik.*** Keesokan harinya ...Bapak dan Ibu Sania pergi ke kantor polisi meminta menyelidiki sebuah agensi tenaga kerja luar negeri yang bernama Ramonta G
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Jawaban singkat dengan seutas senyuman dari bibir gadis pujaannya itu. "Kamu yang nunjukin jalan rumah kamu yah". "Iya mas". Darren bertanya dan Diantha pun hanya menjawab.wkwkwkwkw bener bener dah . Tak hilang akal Darren pun bertanya lagi. "Biasa pulang sendiri ? Gak di jemput pacarnya gitu ? Mungkin". Pertanyaan yang sangat to the point. "Gak ada pacar mas ,dan emang biasa pulang sendiri".
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
COMEBACK

COMEBACK

Jawabku. “Ya sudah, ayo. Kita makan bareng.” Kata Bang Hendra. Kami berjalan menuju ke warung makan yang sudah terlihat keramaiannya dari kejauhan. Warung makan ini memang selalu ramai setiap hari. Penjualnya adalah Nek Siti, dulu dia berjualan keliling sambil menggendong dagangannya. Namun sekarang dia sudah bisa mendirikan rumah makan dan mempunyai banyak pegawai, bahkan kabarnya rumah makan Nek Siti ini sudah membuka cabang di daerah lain. Nek Siti jarang sekali berada di warung makan. Kata anaknya yang menjaga warung ini, Nek Siti sudah tua jadi harus banyak istirahat. Nek Siti hanya bertugas menyiapkan bumbu-bumbu untuk memasak saja. Sedangkan untuk menghaluskan bumbu dan memasak sudah
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
Come Back To Where I Should Belongs

Come Back To Where I Should Belongs

Ia lalu mengambil ponselnya, mencari data tentang wanita yang disebut sebagai calon Nyonya Muda Marthaa Grup, dan menunjukkannya pada sang resepsionis yang masih pucat. “D-dia… seorang model papan atas?” tanyanya gagap, matanya membelalak melihat deretan foto dan profil yang terpampang di layar. “Bukan itu saja,” sahut rekannya. “Kabarnya dia juga berasal dari keluarga kelas atas. Kalau tidak salah, putri bungsu Wijaya Grup.” “A-A-APA?!” “T-tapi penampilannya—”
439 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
Comeback

Comeback

Dengan langkah pelan Andi keluar dari kamar itu, meninggalkan Aditya berpikir keras untuk memberitahu sang kakak. Dengan langkah gontai, Anya berjalan masuk sambil menenteng tas branded hadiah dari Shiva minggu lalu setelah wanita itu pulang dari Italia untuk pemotretan di sana. Shiva bilang tas itu dia dapat langsung dari pabriknya, dan masih ori. Sebenarnya Anya enggan menerima hadiah dari setiap teman-temannya jika mereka pergi ke luar negeri, tapi mereka tetap memaksa agar Anya menerimanya. Bahkan mereka mengatakan bahwa mereka akan berhenti memberi hadiah sampai Anya mau mereka ajak ke luar negeri.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai coming home nct
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status